BUPATI SRAGEN : APABILA GURU MEROKOK DILINGKUNGAN SEKOLAH BERARTI SUDAH MELANGGAR PERDA

Oleh : humas
10 Maret 2018
358
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

Sragen - Antusiasme yang tinggi dari murid-murid SMP 2 karangmalang pagi tadi, dalam menyambut kedatangan Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati ditunjukkan dengan nyanyian dari kelompok paduan suara. Di lapangan tengah sekolah dengan cuaca yang cukup terik, Bupati sudah ditunggu seluruh murid-murid yang berbaris rapi. Kunjungan ini dalam rangkaian Tilik kembang Desa (TKD) di Kecamatan Karangmalang, Kamis (8/3/2018).

Kedatangan Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Suwardi dan  disambut Kepala Sekolah SMP 2 karangmalang, Priyadi serta seluruh staf dan karyawan. Tidak lama kemudian, Bupati langsung berinteraksi dengan murid-murid.

“Anak-anak ku yang luar biasa, hari ini Ibu Bupati datang ingin memberikan pengarahan beberapa hal, karena cuaca panas bagaimana kalau suasana kita buat lebih santai sambil duduk di bawah pohon di tempat yang lebih nyaman?” pinta Bupati

Pada masa sekarang ini beberapan hal yang wajib di waspadai sebagai guru ataupun orangtua, adalah bahaya penyebaran narkotika dan obat terlarang, penggunaan HP, dan merokok di kalangan anak di bawah umur.

” Ibu kesini untuk ngelikne, pertama bahaya penyebaran narkoba di Indonesia, berapa banyak generasi muda yang rusak karena benda ini, yang harus kita jauhi. Yang kedua, gunakan dan manfaatkan HP / teknologi ifnormasi secara positif dan proporsional sesuai kebutuhan, jangan sampai kecanduan dan sakit jiwa karena HP. Ketiga, jangan sekali-kali mencoba rokok, karena merokok itu pintu masuknya narkoba“, jelas Bupati di saat pengarahan.

Bupati menambahkan, “Apabila ada Guru yang merokok di lingkungan sekolah, berarti sudah melanggar Perda Kabupaten Sragen, murid-murid harus berani menegur, tetapi harus dengan cara dan norma sopan santun”

Setelah itu Bupati selanjutnya memberikan pengarahan ke Guru dan karyawan. Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa “prestasi itu adalah memimpin orang yang tidak baik menjadi baik, berikan pendidikan karakter yang baik untuk murid-murid dengan contoh yang baik pula, sejak dini.”

Di hari itu pula, Bupati menyambangi SDN 3 Kedungwaduk, di saat interaksi dengan murid-murid, ada beberapa murid yang minta bola fusal dan gawangnya, dan Bupati berjanji akan mengajak murid-murid mengunjungi museum sangiran. Sebelum mengakhiri kunjungan, Bupati menyempatkan  beramah tamah dengan Guru dan karyawan (Humas).


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account