BUPATI SRAGEN : MAKSIMALKAN POTENSI PERTANIAN UNTUK KESEJAHTERAAN PETANI

Oleh : humas
12 Juli 2018
57
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

SRAGEN - Kabupaten Sragen merupakan salah satu kabupaten penyangga pangan nomor dua di Jawa Tengah. Dukungan Pemkab Sragen melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menggerakkan Penyuluh Pertanian yang ada di BPP Kecamatan dan di Desa/Kelurahan untuk menyampaikan Program Kementrian Pertanian melalui pengawalan dan pendampingan petani di kelompok - kelompok tani.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memberikan sambutan pengarahan kepada Penyuluh Pertanian tingkat Kab. Sragen yang diselenggarakan di Aula Dinas Ketapang Kab. Sragen, Rabu (12/07).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Ketapang Sragen Muhammad Djazairi,S.P dan Kepala Dinas Pertanian Sragen Ir. Eka Rini Mumpuni Titi Lestari.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sragen, Muhammad Djazairi,S.P menyebut tujuan digelarnya penyuluhan tersebut untuk memberikan pengarahan kepada para penyuluh di Kab. Sragen yang berjumlah 160 yang terdiri atas PNS 89 dan 71 THL-TBPP. Pasalnya saat ini penyuluh dituntut untuk menguasai semuanya, baik potensi maupun permasalahan yang ada di wilayah kerjanya.

“Penyuluh harus bisa mencari bagaimana bisa mencari solusi dari permasalahan yang ada dan mencari bagaimana pemecahan permasalahannya. Mungkin dengan swadaya, atau dengan desa atau diusulkan dengan Kabupaten atau mungkin juga lewat APBN pusat. Penyuluh harus tau permasalahan di masing- masing wilayahnya,” jelasnya.

Selain itu dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa telah memprioritaskan sektor pertanian sebagai salah satu unggulan dalam visi misinya,

“Maksimalkan potensi pertanian akan membantu terwujudnya kesejahteraan petani dan mengurangi angka kemiskinan di Sragen.” jelas Bupati.

Selain itu, Bupati meminta Kepala Dinas Pertanian dan Pangan untuk memberikan tugas PPL untuk membuat data masing-masing wilayah kerjanya.

“Dengan adanya data base yang valid maka pengembangan pertanian di Sragen akan semakin baik. Kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemkab tentu akan lebih tepat sasaran." terangnya.

Bupati berharap dengan jargon Guyub Rukun antara Pemerintah Daerah, Petani dan jajaran terkait kesejahteraan, kemakmuran dan swasembada pangan di Bumi Sukowati akan terwujud. (HUMAS)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account