KERJA BAKTI BERSIHKAN SAMPAH DI SUNGAI, BUPATI AKAN GALAKKAN PERDA SAMPAH

Oleh : humas
04 Agustus 2018
361
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

SRAGEN - Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, didampingi Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno,S.E., Sekda Sragen Drs. Tatag Prabawanto,M.M., beserta Jajaran Forkompimda Sragen meninjau sekaligus melakukan kerja bakti membersihkan sampah pada Daerah Aliran Sungai (DAS) dan saluran drainase di sepanjang sungai Garuda (dari Mageru hingga Ngledok), Jumat (03/08).

Kegiatan tersebut, juga melibatkan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta dibantu oleh unsur relawan se-Kabupaten Sragen hingga warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengungkapkan bahwa aliran Sungai garuda merupakan salah satu faktor penting untuk mensukseskan irigasi pertanian di Sragen, "Mengingat musim kemarau pada Musim Tanam 3 cukup panjang dan banyak petani yang mengeluhkan kekurangan air" ungkap Bupati.

Berdasarkan hasil tinjauan yang dilakukan pagi itu, Bupati menyampaikan jika kondisi sungai Garuda cukup memprihatinkan dengan adanya tumpukan sampah yang ada di sepanjang aliran sungai.

"Timbunan sampah yang ada di lokasi tersebut cukup banyak dan diperkirakan belum dibersihkan lebih dari 1 tahun" terangBupati.

Berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan oleh Bupati dan jajarannya, banyak ditemukan sampah dari limbah industri kecil dan sampah berukuran besar seperti kasur yang dibuang ke sungai.

Oleh karena itu, Bupati akan melakukan beberapa langkah penanganan yakni dengan mensosialisasikan kembali Perda Kab. Sragen tentang sampah, "Dengan membuat Perbup tentang sampah sebagai tindak lanjut Perda tentang sampah dan memberikan tanda atau tulisan di beberapa titik sungai terkait larangan pembuangan sampah sembarangan, serta memperketat pengawasan di sepanjang aliran sungai."

Sementara Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno,S.E., menambahkan, ke depanya Pemkab. Sragen akan melakukan hal serupa pada setiap aliran sungai di seluruh kecamatan hingga akhir tahun ini, "Melakukan pembinaan pada titik yang dinilai sebagai lokasi krusial permasalahan, dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sragen, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen," terang Wabup.

"Pemerintah Kabupaten Sragen akan melakukan pendataan pada peternak dan pemilik industri kecil yang ada di sekitar aliran sungai," imbuhnya.

Wabup berharap dengan sosialisasi akan dilakukan oleh Pemkab Sragen, masyarakat Kabupaten Sragen bisa lebih memahami akan pentingnya ketersediaan air bersih, dan pentingnya arti tidak membuang sampah sembarangan. (HUMAS)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account