WUJUDKAN SEKOLAH RAMAH ANAK, BUPATI HADIRI KAMPANYE BELAJAR DILUAR KELAS

Oleh : humas
03 November 2018
81
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

SRAGEN - Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menghadiri kegiatan Kampanye Belajar Diluar Kelas atau “Outdoor Classroom Day”, di SMP N 2 Sragen yang digelar pada Kamis (01/11/2018).

Outdoor Classroom Day dilaksanakan serentak di sekolah-sekolah di dunia dan Indonesia, sekaligus sebagai partisipasi memperingati Hari Anak Internasional. Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya mendukung Sekolah Ramah Anak (SRA).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kab Sragen Suwardi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPKBPPPA) Kab. Sragen Joko Sugeng, Ketua Tim Penggerak PKK Sragen Ibu Retna Susanti, Kepala Sekolah SMP 2 Sragen Saryono beserta seluruh pengajar dan siswa-siswi.

Dalam pengarahannya Bupati menyampaikan kegiatan belajar diluar ruangan merupakan salah satu indikator untuk mewujudkan sekolah ramah anak.

"Komitmen pemerintah daerah terhadap kabupaten layak anak, salah satunya sekolah ramah anak dan hari ini kita meninjau dan melihat apa saja kegiatan sekolah ramah anak itu, yaitu kegiatan belajar diluar ruangan,” ujar Bupati.

Di Sisi lain Bupati berpesan bahwa saat ini banyak sekali pergeseran moral yang kadang kala terlupakan, ditengah derasnya arus komunikasi dan juga pergaulan yg banyak bergeser.

“Lakukanlah kebiasaan baik, berangkat sekolah peluklah orangtua, cium tangan bapak ibu karena dari situlah doa mengalir, dan sampai sekolah hormati guru, bersalaman dan cium tangan Guru,” pesan Bupati.

Program Outdoor Classroom Day dimulai dari pukul 07.00 WIB, para guru menyambut siswa dengan 3S (senyum, sapa, salam) dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya (3 stanza), cuci tangan sebelum makan, baca doa bersama sebelum makan, cuci tangan setelah makan.

Kegiatan dilanjutkan dengan memeriksa lingkungan (tanaman dan lainnya), menyingkirkan tanaman dan barang yang dapat membahayakan siswa, mematikan lampu yang tidak diperlukan dan mematikan kran air yang terbuka.

Selanjutnya diisi dengan kegiatan membaca buku di luar ruangan, dilanjutkan dengan simulasi sadar bencana dalam lagu dan gerak, senam Germas, permainan tradisional, yel-yel Sekolah Ramah Anak, deklarasi Sekolah Ramah Anak, pelantikan Tim Sekolah Ramah Anak, dan acara ditutup pukul 09.16 dengan menyanyikan lagu "Maju Tak Gentar".

Di Sragen ada 7 sekolah yang ditunjuk melaksanakan kegiatan tersebut yaitu sekolah yang sudah ditetapkan sebagai Sekolah Ramah Anak ( SRA) seperti TK Pembina Negeri Karangmalang, TK Negeri Pembina Sragen, TK MTA Gemolong, SD Negeri 4 Sragen, SMPN 2 Sragen, SMP N 1 Sidoharjo, dan SMPN 1 Sambirejo. (HUMAS)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account