DEKLARASI ODF KEC. GEMOLONG, BUPATI AJAK MASYARAKAT MENJAGA POLA HIDUP SEHAT

Oleh : humas
05 November 2018
109
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

SRAGEN – Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati menghadiri Deklarasi Open Defaction Free (ODF) se-Kecamatan Gemolong yang bertempat di halaman Kantor Kecamatan Gemolong, Sabtu (03/11/2018). Kegiatan yang diawali dengan senam bersama masyarakat Gemolong tersebut dalam rangka berkomitmen sekaligus menciptakan masyarakat Stop Buang Besar sembarangan di Kabupaten Sragen.

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Sragen dr. Hargiyanto, Muspika dan Kades/Lurah se-Kecamatan Gemolong, Kepala UPTD Puskesmas Gemolong, Kader Kesehatan dan tokoh masyarakat.

Pembacaan komitmen deklarasi Stop BAB sembarangan di pimpin oleh Camat Gemolong dan di ikuti Kades/Lurah se-Kecamatan Gemolong yang disaksikan Bupati dan Kepala Dinas Kesehatan Sragen, dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen pada berita acara, hingga penyerahan sertifikat ODF kepada Camat Gemolong.

Camat Gemolong Drs. Joko Suratno menghimbau kepada seluruh warga Kec. Gemolong mulai tahun 2018 ini harus sudah bebas buang air besar sembarangan dan berupaya hidup sehat.

Sementara Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam sambutannya menyampaikan Kecamatan Gemolong merupakan urutan Kecamatan yang ke-14 se-Kabupaten Sragen yang sudah ODF, sedangkan 6 kecamatan lainnya dalam proses menuju deklarasi Kecamatan.

“Dari keseluruhan 208 desa/kelurahan masih terdapat 3 desa yang belum diverifikasi ODF. Target Kabupaten Sragen ODF tahun ini.” jelas Bupati.

Lebih lanjut Bupati menambahkan bahwa perlu kesadaran masyarakat dalam mewujudkan Bebas BAB sembarangan dan menurutnya pola hidup sehat harus menjadi prioritas utama cara salah satunya tidak buang air besar sembarangan.

“Pentingnya menumbuhkan perilaku budaya malu pada masyarakat jika masih Buang Air Besar sembarangan terutama di wilayah dekat aliran sungai / irigasi.” imbuhnya.

Bupati menjelaskan dari 14 desa yang ada di Kec. Gemolong sebanyak 86,8 % sudah mempunyai jamban dan 13,12 % belum mempunyai jamban namun bisa menumpang sementara (sharing) dengan keluarga mereka.

“Saya mengapresiasi komitmen dari Camat dan Kades/Lurah yang mengalokasikan dana stimulan untuk pembangunan jamban. Selanjutnya saya minta setiap tahun secara bertahap untuk dialokasikan dana bantuan tersebut, sehingga 100% KK mempunyai fasilitas jamban sendiri yang sehat.” jelas Bupati.

Terkait hal tersebut Bupati menyampaikan akan menganggarkan bantuan jambanisasi kepada warga yang kurang mampu.

Diakhir sambutannya, Bupati berharap agar seluruh masyarakat di Kab. Sragen selalu menjaga budaya hidup sehat.

“Marilah kita bersama-sama bersatu guyub rukun untuk masyarakat Sragen sehat, cerdas dan sejahtera.” pesan Bupati. (HUMAS)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account