BUKA MUSRENBANG 2020, BUPATI HARAP ANGKA KEMISKINAN DI KAB. SRAGEN TURUN

Oleh : humas
14 Maret 2019
96
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

SRAGEN - Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sragen tahun 2020, di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Kamis (14/03/2019).

Musyawarah yang dilaksanakan pada hari ini, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sragen tahun 2020.

Hadir dalam acara tersebut Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Ketua DPRD Sragen, Forkopimda Kabupaten Sragen, staf ahli Bupati, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Sragen, LSM, Forum Disabilitas, Forum Anak Sukowati, Aliansi Peduli Perempuan Sukowati, ormas, hingga tokoh masyarakat.

Kepala Bappeda Kabupaten Sragen Tugiyono menyampaikan tujuan penyelenggaraan ini menyelaraskan prioritas dan sasaran Pembangunan Daerah dengan arah kebijakan prioritas dan sasaran Pembangunan Daerah dengan provinsi maupun nasional.

“Musrenbang ini bertemakan perwujudan kualitas sumber daya manusia yang cerdas sehat berdaya saing dengan kualitas pelayanan dasar yang memadai mendukung pengembangan ekonomi,” ujarnya.

Acara ini juga dilakukan verifikasi serta sinkronisasi usulan program dan kegiatan prioritas hasil musrenbangcam serta masukan dari organisasi massa dengan rencana kerja organisasi perangkat daerah 2020.

“Menyusun dan menyimak arti prioritas program dan kegiatan daerah Kabupaten Sragen 2020,” lanjutnya.

Pihaknya beharap akan ada masukan atau input tentang rancangan RKPD Kabupaten Sragen di 2020 dan mengoreksi dan saran atas rancangan awal RKPD Kabupaten Sragen 2020.

"Keluaran atau output nya nanti adalah hasil Musrenbang Kabupaten Sragen 2019 berupa rancangan akhir RKPD Kabupaten Sragen 2020 yang memuat prioritas program dan kegiatan 2020." pungkasnya.

Bappeda Provinsi Jawa Tengah Kabid Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Jawa Tengah Arif Sujatmiko menjelaskan tujuan pembangunan berkelanjutan untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan jangka panjang, dan jangka menengah.

“Program priority daerah Jawa Tengah Pembangunan Daerah sampai dengan 2018 telah menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah 2018 5,32% tumbuh lebih tinggi dibanding tahun 2017 yang angkanya adalah 5,27%.” terangnya.

Hal ini didapatkan dari pertumbuhan tinggi pada sektor industri pengolahan tingkatan kontribusi yang positif terhadap PDRB Jawa Tengah 2018 sebesar 2,87% lebih rendah dibanding 2017 yang angkanya adalah 3,71%.

Pihaknya menambahkan indeks pembangunan manusia 2017 sebesar 70,52 walaupun angka sudah naik namun angka tersebut masih dibawah pertumbuhan nasional yakni 10,81.

Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati memaparkan melalui tema pembangunan pada tahun 2020 adalah “Perwujudan Kualitas SDM yang Cerdas, Sehat, dan Berdaya saing dengan Kualitas Pelayanan Dasar yang Memadai Mendukung Pengembangan Ekonomi”.

“Tema tersebut tentunya akan dikolaborasikan dengan tema pembangunan Nasional dan Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2020.”papar Bupati.

Lebih lanjut Bupati berharap kedepannya angka kemiskinan di Kabupaten Sragen dapat sesuai target yang diberikan oleh Provinsi Jawa Tengah.

“Angka kemiskinan Kabupaten Sragen diharapkan bisa turun sampai mencapai angka 10,99%” jelas Bupati.

“Mohon doanya menurunkan Angka kemiskinan tidak mungkin bisa dilakukan tanpa kontribusi seluruh komponen yang ada di masyarakat di Kabupaten Sragen,” imbuhnya.

Dalam acara ini juga diberikan penghargaan kepada perencana OPD yang dinilai secara subyektivitas oleh Bappeda Sragen dan diberikan beberapa doorprize. (MY_HUMAS)


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account