Image Not Available

SAFARI RAMADHAN JUMLING DAN SARLING, BUPATI INGIN KEDEPAN PENERIMA BANSOS TEPAT SASARAN


humas | 11 Mei 2019 | 238

SRAGEN - Jumat Keliling (Jumling) pertama dan Ashar Keliling (Sarling) ke-lima Ramadhan 1440 H, dilaksanakan di Masjid Mujahidin Dk. Bulu, Ds. Karanganyar, Kec. Sambungmacan dan Masjid Al Hidayah, Gendol, Ngrampal, Jumat (10/5/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Wakil Bupati Dedy Endiyatno, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, beberapa OPD Sragen, Muspika, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati sampaikan secara bertahap akan meminta Dinas terkait untuk memperbarui data dan memverifikasi ulang daftar masyarakat kurang mampu di Kab. Sragen.

"Sing duwe motor, sing mbendino merokok, sing duwe HP, dan mampu beli paketan internet perbulan, yang begitu akan kita keluarkan dari daftar KK Miskin" tegas Bupati.

Bupati menegaskan langkah tersebut agar penerima bantuan sosial bisa tepat sasaran dan masalah kemiskinan segera terentaskan .

"Kedepan, setiap KK miskin yang dapat bantuan, didepan rumahnya akan ditempeli sticker dengan tulisan [ Di rumah ini adalah warga KK miskin, Nama, Alamat dan jenis bantuannya ]," terangnya.

Menurut Bupati salah satu cara bagaimana kemiskinan bisa berkurang adalah dari kita sendiri yakni mempunyai budaya malu .

"Kalau semua seperti ini bisa rusak bangsa ini kedepannya, dan nanti akan kita coba di Sragen untuk menempeli sticker itu" jelasnya.

"Ada beberapa daerah yang sudah melakukan hal tersebut dan ternyata efektif." tutupnya.

Wakil Bupati dalam tausiyahnya mengajak masyarakat agar terus mensosialisasikan Perda Miras yang baru saja disahkan beberapa waktu lalu.

Selain itu Wabup juga memberikan pemahaman terkait bahaya konsumsi minuman beralkohol atau minuman keras (Miras) terhadap dampak kesehatan serta sosialnya.

"Kami harap masyarakat sadar dan penyalahgunaan konsumsi miras untuk segera dihilangkan," jelasnya.

Dengan adanya pembatasan dan pengendalian miras, diharapkan ketertiban masyarakat bisa terjaga dan kondisi masyarakat lebih kondusif.

Sementara Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan dalam sambutannya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyimpan harta berlebihan dirumah.

"Kalau mau meninggalkan rumah, sebaiknya simpan harta atau uang ditempat yang aman. Bisa di bank, dan kami Polres Sragen siap untuk mengantar masyarakat yang mau ambil atau menyimpan uang di bank, gratis tidak usah bayar." pesan Kapolres.

Mendekati lebaran maraknya penipuan, beredar berita-berita tidak benar, Kapolres berpesan agar jangan langsung percaya, termasuk penawaran harga murah sampai separuh harga.

"Modus penipuan, sudah bertumpuk laporan di Polres. Jangan percaya hadiah yang menggiurkan, misal dari salah satu provider menghubungi kita kalau kita dapat hadiah uang ratusan juta lalu kita disuruh ke atm, disuruh pencet ini pencet ini di mesin atm, ujung-ujungnya cek saldomalah ilang bablas." terang Kapolres.

Pihaknya menambahkan bahwa Polres Sragen siap melayani masyarakat Sragen 24 jam.

Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan berupa Al-Quran kepada takmir Masjid, paket sembako untuk masyarakat KK miskin dan buku tulis bagi anak-anak yang datang diacara tersebut. (MY_HUMAS)

 

Berita Terbaru

Top