KABUPATEN SRAGEN RAIH PENGHARGAAN SMART CITY 2019


humas | 07 Nopember 2019 | 58

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten Sragen masuk 25 besar Kota Cerdas (Smart City) di Indonesia Tahun 2019. Atas pencapaian itu, Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada Kabupaten Sragen dan 24 Kabupaten / Kota lainnya.

Penghargaan diberikan Menkominfo Johny G Plate kepada Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno pada acara Exhibition, Evaluation dan Presidential Lecture Gerakan Menuju 100 Smart City 2019, di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Sebelumnya, Pemaparan master plan smart city disampaikan Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati di hadapan tim panelis dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Kementrian PAN dan RB, Kementrian OPN/Bappenas, Kementrian PUPR  dan Staf Keprsidenan RI pada Selasa (5/11).

Materi pemaparan yang disampaikan Bupati Sragen Yuni diantaranya Master Plan Sragen Smart City jangka pendek, menengah dan panjang serta 3 Quick Wins terdiri dari yang pertama Aplikasi Sragen Pintar yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang Sragen secara cepat, kedua sistem Termanis (SPPD Online) guna mewujudkan tertib administrasi perjalanan dinas baik di dalam maupun keluar daerah, dan ketiga program MATRA bertujuan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam pengentasan kemiskinan.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kominfo mengakui 3 quick wins dalam masterplan smart city yang disampaikan Bupati Yuni dinilai sangat menarik dan tepat, meski dikemas sederhana.

Wakil Bupati Dedy Endriyatno menyampaikan bahwa  penghargaan yang diberikan kepada 25 Kabupaten/Kota kemarin itu, salah satunya Kabupaten Sragen adalah bukti keseriusan daerah untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat.

"Jadi penghargaan tersebut diperoleh Kabupaten/Kota yang sudah membuat Master Plan dan Quick Win untuk mewujudkan kabupaten yang smart " terang Wabup Dedy.

Harapannya setelah mendapat penghargaan tersebut nantinya secara bertahap pelayanan masyarakat bisa optimal berbasis digital.

"Karena smart city tidak hanya mengutamakan teknologinya saja namun yang paling penting juga pelayanan kepada masyarakat juga harus maksimal dan efektif," terang Wabup.

"Semoga ini menjadi acuan untuk berpacu agar lebih kerja keras dengan cerdas, inovasi dan kreatif untuk membangun Kabupaten Sragen yang kita cintai ini," harapnya.

Kepala Dinas Kominfo Dra. Yuniarti, MH, menyampaikan bahwa tersusunnya master plan Sragen Smart City ini merupakan hasil kerja tim dari semua OPD, demikian juga implementasinya nanti melibatkan semua OPD.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi tantangan dan dorongan bagi Bumi Sukowati ini untuk mewujudkan enam dimensi smart city yang sudah ditetapkan antara lain Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Society, Smart Living, dan Smart Environment, pungkasnya. (MY_HUMAS)

Berita Terbaru

Top