TINGKATKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI SRAGEN, BUPATI YUNI RESMIKAN DUA RUAS JALAN


humas | 27 Nopember 2019 | 71

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten Sragen terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, termasuk di dua ruas jalan wilayah bagian timur dan wilayah utara Sragen, yang mana pemanfaatannya diresmikan langsung oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Kedua ruas jalan itu adalah jalan Gondang - Glonggong - Tunggul yang sudah diresmikan Senin (25/11/2019) sore, sedangkan ruas jalan Pare - Kacangan diresmikan Selasa (26/11/2019) siang.

Bupati Sragen Yuni mengatakan kedua ruas jalan yang diresmikan itu merupakan jalan poros yang sering dilalui masyarakat.

Dengan peningkatan jalan ini warga selain memudahkan melakukan aktifitas juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang sesuai misi Bupati - Wakil Bupati yakni pembangunan Infrastruktur yang menyeluruh dan berkualitas untuk mempercepat aspek - aspek pembangunan.

"Alhamdulillah, kami akan terus berupaya dalam meningkatkan kualitas jalan maupun jembatan di Kabupaten Sragen," tutur Bupati.

Bupati Yuni mengingatkan agar masyarakat juga turut mengawasi kontraktor maupun pegawai lapangan selama proses pembangunan. Menurutnya pengawasan dari masyarakat langsung akan memacu kinerja Kontraktor menjadi lebih baik.

"Waktu dibangun, kontraktor dikerjakan dengan benar atau tidak? Masyarakat harus ikut mengawasi agar pekerjaan jauh lebih baik. Meski dinas juga ada pengawas tapi jika masyarakat ikut terjun mengawasi hasilnya pasti lebih bagus," ungkap Bupati Yuni dihadapan masyarakat.

Bupati berpesan kepada masyarakat untuk saling menjaga apa yang sudah dibangun oleh pemkab Sragen khususnya jalan. Sehingga jika ada jalan yang rusak sedikit segera difoto dikirim ke DPUPR Sragen, karena DPUPR ada dana untuk pemeliharaan.

"Sebelum tambah rusak laporkan dulu," terangnya.

"Bahu - membahu mengawasi dan menjaga jalan ini, kalau proyek dikerjakan dengan benar dan sesuai sop bisa bertahan lama." lanjut Bupati Yuni.

"Semoga bermanfaat, saya minta agar pengendara pakai helm dan berhati - hati jangan ngebut," pesan Bupati Yuni.

Terkait wewenang dan tanggungjawab pengelolaan jalan, Bupati Yuni menjelaskan aturan Pemerintah Republik Indonesia pasal 25 nomor 34 tahun 2006 tentang kewenangan pengelolaan jalan yang sesuai regulasi dengan melihat status jalan.

"Dilihat status jalan itu jalan milik siapa, jalan Nasional yang berwewenang adalah nasional, jalan provinsi wewenang provinsi, jalan kabupaten/kota wewenang daerah, sementara jalan desa wewenang desa," jelas Bupati.

Kepala DPUPR Sragen Marija mengatakan ruas jalan penghubung tiga desa Gondang - Glonggong - Tunggul mempunyai panjang 4,8 kilometer dan lebar 5 - 6 meter. Sementara ruas jalan Pare - Kacangan mempunyai panjang 4,3 kilometer dan lebar 4,5 - 5 meter.

"Kecamatan Gondang ada dua ruas jalan yang kita bangun di 2019, ruas Jalan Tunggul Gondang - Jalan Glonggong, Gondang - perbatasan Ngawi. Keduanya menggunakan konstruksti cor beton dan aspal hotmix," terangnya

Sementara untuk ruas Jalan Pare - Kacangan, Marija mengatakan pembangunan jalan ini dilaksanakan dalam tiga tahap, 2017, 2018 dan 2019.

Ditambahkannya, Pembangunan ini merupakan visi misi dari Bupati - Wakil Bupati Sragen, dalam rangka membangun infrastruktur jangka panjang yang berkualitas termasuk di ruas jalan wilayah Utara Sragen.

"Jalan yang berkonstruksi cor beton ini dibangun dari depan Kecamatan Mondokan hingga jalan Solo Purwodadi menghubungkan tujuh kecamatan, Kecamatan Sambungmacan, Jenar, Tangen, Gesi, Sukodono Mondokan dan Sumberlawang," jelas Marija. (MY_HUMAS)

Berita Terbaru

Top