PEMKAB SRAGEN BERIKAN REWARD BAGI 9 SEKOLAH PERAIH ADIWIYATA 2019


humas | 02 Februari 2020 | 166

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten Sragen, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terus mendorong sekolah-sekolah yang ada di daerah ini menjadi institusi pendidikan yang peduli dan berwawasan Lingkungan (Adiwiyata).

Tak hanya sebatas dorongan atau motivasi. Bagi sekolah yang dinilai berhasil mewujudkannya, akan diberi penghargaan berupa piala, piagam penghargaan hingga uang pembinaan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati di masing - masing sekolah penerima adiwiyata 2019.

Pada tahun 2019, ada 9 sekolah di Kabupaten Sragen yang menerima penghargaan sekolah adiwiyata, 4 adiwiyata mandiri dan 5 adiwiyata nasional.

Ke-empat sekolah penerima Adiwiyata kategori Mandiri, diantaranya SMPN 1 Sragen, SMPN 1 Miri, SMPN 1 Sambirejo, dan SMPN 1 Sidoharjo.

Sedangkan lima sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata kategori Nasional diantaranya, SDN 1 Girimargo Miri, SMPN 1 Masaran, SMPN 2 Gemolong, SMPN 4 Sragen, dan SMAN 1 Sragen.

Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi atas prestasi yang ditorehkan ke-sembilan sekolah tersebut.

"Sragen yang dapat sembilan sekolah. Itu sangat luar biasa, terbanyak di Jawa Tengah. Saya keliling untuk menyapa mereka karena Adiwiyata ini bukan hanya kerjaan kepala sekolah atau guru melainkan seluruh komponen yang ada di sekolah," terang Bupati Yuni.

Berkat prestasi yang membanggakan tersebut, Bupati Yuni menargetkan sekolah yang memperoleh Adiwiyata tingkat Mandiri dipersiapkan mengikuti Asean Eco School.

Kendati paling banyak di Jawa Tengah, Bupati Yuni belum berpuas diri. Pihaknya akan melakukan rolling kepala sekolah dengan tujuannya sekolah-sekolah yang belum pernah mengikuti Adiwiyata termotivasi.

"Yang belum ada gregetnya mengikuti Adiwiyata tahun ini harus mau maju. Tingkat kabupaten dulu yang selenggarakan kita sendiri dan rutin setiap tahun," jelas Bupati.

Pemkab Sragen juga memberikan reward bagi sembilan sekolah tersebut sesuai kebutuhan sekolah.

"Ada yang minta gamelan, minta sumur bor, perbaikan kantin, lapangan futsal sekolah, macem-macem. Antusias anak-anak Sragen sangat luar biasa, mereka semua berpotensi," terangnya.

Perolehan penghargaan Adiwiyata di setiap Sekolah menurut Bupati juga atas peran penting Kepala Sekolah yang bersemangat melakukan perubahan di Sekolah dengan mengelola agar lingkungan Sekolah bisa nyaman dan bersih.

"Untuk itu perlu merolling kepala sekolah, kepala sekolah yang berprestasi dan sudah membuat sekolah maju kita tempatkan justru ke tempat - tempat yang harus bisa membuat perubahan seperti sekolah yang lama," lanjut Bupati.

Bupati pada kesempatan itu juga berinteraksi dengan siswa-siswa di masing-masing Sekolah. Pihaknya menerangkan bagaimana bahaya merokok, narkoba, miras hingga pemahaman ideologi pancasila. (MY_DISKOMINFO)

Berita Terbaru

Top