PEMKAB SRAGEN BEKERJA SAMA DENGAN PT JAPFA AKAN BANGUN JOGGING TRACK DI HUTAN KOTA PLUMBUNGAN


humas | 02 Februari 2020 | 519

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten Sragen bekerja sama dengan PT Japfa Comfeed Tbk. akan membangun area jogging track di Hutan Kota Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Hutan yang berada di Kelurahan Plumbungan ini dilirik PT Japfa karena dianggap memiliki potensi lebih dari hanya sekadar hutan, hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memimpin apel dan olahraga ASN di area Hutan Kota Plumbungan, Jumat (31/1/2020).

"Kami ingin memanfaatkan lebih. PT Japfa melihat ada potensi lain yang bisa dikembangkan."
"Sehingga melalui program Corporate Social Responbility (CSR), mereka mempunyai konsep membuat hutan kota itu mendatangkan nilai lebih bagi masyarakat Sragen," terang Bupati Yuni.

Tidak hanya membangun jogging track, Bupati berharap partisipasi PT Japfa tak hanya pembangunan jogging track tetapi juga fasilitas umum, TPS 3R dan pendampingan Bank Sampah di sekitar kawasan Hutan Kota tersebut agar secara rutin busa digelar edukasi kepada warga Karangmalang dan sekitarnya tentang pengelolaan sampah.

"Persoalan sampah itu harus menjadi perhatian bersama. Saya dapat laporan kalau banyak sampah dibuang dipinggiran hutan kota ini," jelas Bupati.

"Di sana nanti ada mobil sampah Warga akan diedukasi bagaimana cara mengolah sampah rumah tangga. Tentunya seluruh program itu bersama PT Japfa," lanjut Bupati Yuni.

Kepala Kelurahan Plumbungan, Budiyanto, mengatakan pembangunan jogging track tersebut akan dimulai dalam waktu dekat ini atau pada Februari 2020. Bila tidak ada halangan, proyek tersebut selesai pada Agustus 2020.

Menurutnya pembangunan hutan kota itu menjadi anugerah tersendiri bagi warga Plumbungan.

"Kami yakin program dana CSR dari PT Japfa sangat bermanfaat bagi warga Plumbungan khususnya dan umumnya warga Karangmalang. Kami berharap bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Adapun area jogging track yang dibangun panjangnya 800 meter dan lebar 1,5 meter.

"Hutan kota tersebut nantinya bakal berwujud seperti Ecopark" imbuhnya.

Terpisah, Comunity Development PT Japfa Comfeed Indonesia, Utma Gagat Krismajati mengatakan, pihaknya telah melakukan mapping di Kabupaten Sragen sebelum akhirnya memilih lokasi tersebut.

"Jadi sebenarnya kami melakukan mapping terlebih dahulu. Kami pilih lokasi yang paling cocok." kata Utma.

"Itu adalah Hutan Kota Plumbungan. Di tempat itu potensial untuk pengembangan kawasan wisata, edukasi, khususnya terkait lingkungan," tutupnya. (MY_DISKOMINFO)

Berita Terbaru

Top