WORKSHOP SENI PERTUNJUKAN RAKYAT OLEH FORUM KOMUNIKASI MEDIA TRADISIONAL (FK METRA) KABUPATEN SRAGEN


admin | 11 Februari 2020 | 386

Sragen - Workshop Seni Pertunjukan Rakyat oleh Forum Komunikasi Media Tradisional (FK METRA) Kabupaten Sragen yang dilaksanakan pada hari Senin, Tanggal 10 Februari 2020, dimulai Jam 09.00 WIB, bertempat Di Pendopo Serambi Sukowati Sragen.

Acara tersebut diikuti oleh 25 (dua puluh lima) SMA dan SMK yang ada di Kabupaten Sragen, masing-masing sekolah mengirimkan 2 (dua) peserta yang terdiri 1 (satu) orang guru seni budaya dan 1 (satu) orang murid yang ditunjuk.

Kegiatan Workshop Seni Pertunjukan Rakyat tersebut dibuka langsung oleh Ketua Forum Komunikasi Media Tradisional (FK METRA) Kabupaten Sragen yaitu Bapak Agus Sulastyo, S. Sn beliau menyampaikan workshop ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit baru atau regerasi pegiat seni di Kabupaten Sragen.

Adapun susunan acara pada Workshop Seni Pertunjukan Rakyat tersebut yaitu penampilan FK Metra, diskusi dan tanya jawab dengan narasumber Bapak Harjuno Toto, beliau adalah pegiat seni dari Kabupaten Sragen dan Bapak Dedek Witranto, beliau adalah pegiat seni dari FK Metra Jawa Tengah yang berasal dari Kota Surakarta.

Dalam pertunjukan yang ditampilkan oleh FK Metra Kabupaten Sragen mengusung salah satu adegan pertunjukan dengan judul "Lamaran" mengambil cerita dari naskah "Pinangan" yang diperankan oleh para pelaku seni dari FK Metra Kabupaten Sragen. Naskah “Pinangan” dalam Pentas Seni FK Metra tersebut merupakan karya Anton Chekov.

Dedek Witranto dalam materi ekspresi dan adaptasi seni pertunjukan rakyat mempraktekkan ekspresi dan adaptasi tersebut kepada semua peserta workshop. Dalam latihan adaptasi peserta diajak berekspresi keluar dari tekanan, jemu, dan kungkungan. Dalam sesi materi beliau menekankan pentingnya ekspresi dan kejelian pembidikan sumber daya yang memudahkan penggarapan seni pertunjukan. Sumber daya yang dimaksud adalah pemain dan sumber daya penunjang yang meliputi musikal dan artistik yang disesuaikan dengan adegan. Beliau menekankan aspek krusial lainnya adalah teknik penggarapan cerita tanpa mengaburkan misi atau tema yang diusung.

workshop ini mendapat apresiasi yang luar biasa dari para peserta, itu artinya seni pertunjukan rakyat sangat menarik minat, perhatian dan semangat berkesenian oleh para peserta. Harapan kedepannya acara seperti untuk sering diadakan untuk menggali potensi, minat dan bakat para pegiat seni di Kabupaten Sragen. (Diskominfo/YD)

Berita Terbaru

Top