SOSIALISASI INTERNET SEHAT DAN AMAN


admin | 21 Februari 2020 | 95

Sragen – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sargen melaksanakan Sosialisasi tentang Internet Sehat dan Aman, Kamis (20/02/2020). Kegiatan tersebut dilaksanakan menyusul Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan Peraturan Bupati Sragen no 95 tahun 2016 tentang Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja  Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sragen.

Maksud dan tujuan pelaksanaan sosialisasi adalah agar generasi muda khususnya siswa siswi SMP terutama pengurus OSIS SMP se Kecamatan Mondokan, Kecamatan Sukodono dan Kecamatan Sumberlawang mendapat pengetahuan tentang tata cara berinternet sehat dan aman sesuai dengan perkembangan teknologi infomasi yang pesat.

Pemanfaatan internet telah mengubah pola hidup masyarakat dalam berkomunikasi, belajar, bekerja dan aspek lainnya. Saat ini masyarakat lebih banyak menggunakan internet dalam berkomunikasi seperti surat elektronik serta jejaring sosial yang dianggap lebih efektif. Demikian juga informasi yang didapatkan semakin terbuka baik konten positif dan konten negatif.

Pengaruh konten negatif sudah sering dilihat diberbagai media berupa pencemaran nama baik, pemuatan gambar porno, penipuan, perjudian, dan berita bohong. Untuk menghindari kejahatan media sosial, penggunaan internet sehat dan aman perlu ditanamkan semenjak dini melalui pembelajaran etika berinternet secara sehat.

Dra. Yuniarti,M. H. selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sragen didampingi Endi Herujanto, S. Pd. M. M. Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mondokan dalam Sosialisasi Internet Sehat dan Aman. Ibu Kepala Dinas mengingatkan agar anak-anak pemakai smartphone supaya berperilaku positif atau sehat dengan memiliki etika saling menghargai tidak saling menjelekkan, tidak terhasut dan digunakan dengan bijak dengan membatasi diri dan tidak tersesat dalam berselancar didunia maya. Beliau berpesan kepada adik-adik yang mengikuti sosialisasi ini akan menjadi duta dalam menggunakan internet sehat.

Acara yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Mondokan diikuti sekitar 150 peserta dari 10 SMP yang terdiri dari pengurus OSIS SMP se Kecamatan Mondokan dan Kecamatan Sumberlawang. Sebagai narasumber adalah Budi Yuwono, S. Kom, M. Eng dan Dwiyanto, SSTP, M.Si. dalam kesempatan ini Budi Yuwono, S. Kom. M. Eng sebagai narasumber menyampaikan bahwa internet sehat internet hebat itu ditandai dengan menciptakan informasi dan menjadi sumber inspirasi baru yang menambah nilai value dan jejaring. Beliau jg menyampaikan contoh kasus pelanggaran UU ITE di Sragen dengan contoh korban game online. Dengan memberi solusi kecanduan game yaitu dengan mengatur waktu dengan baik (diusahakan kurang dari 3 jam sehari), gunakan internet sesuai kebutuhan (menambah jejaring, studi dan komunikasi), cerdas menyaring informasi (tidak mudah menerima dan menyebarkan berita) dan hindari situs-situs negatif (pornografi kekerasan dan sara).

Tips dalam berinternet sehat sebagai berikut :

S : Save Jangan sembarangan memberikan identitas diri pada orang asing

M : Meeting hati hati jika bertemu dengan orang yang baru kenal lewat internet

A : Accept Hati hati menerima permintaan pertemanan,menerima email file yang berisi spam

T : Tell Katakan kepada teman atau saudara jika ada kejanggalan

Peserta sosialisasi sangat antusias dengan menyakan berbagai hal seputar tema yang diangkat, antara lain : bagaimana penanganan kenakalan remaja, apa dampak positif dan negatif penggunaan internet. bagaimana pindah dari game online ke game tradisional? perlu tahapan dan proses. Bagaimana mengalihkan ke kuis atau game mendidik. Cara membedakan berita hoax dan fakta? Sumbernya jelas atau tidak. Bahasa yang dipakai bombastis atau tidak. Silahkan buka link di google untuk cek hoax atau tidak.

Harapannya dengan kegiatan sosialisasi ini para peserta dapat mengetahui manfaat dari internet dan mengetahui sisi negatifnya, serta dapat mengembangkan potensi melalui adanya internet. Diharapkan generasi muda dapat mengetahui dampak positif dan negatif dalam berinternet. Dan dengan berbekal pengatahuan ini mudah-mudahan kita bisa terhindar dari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. (DISKOMINFO/Y/R)

Berita Terbaru

Top