PEMKAB SRAGEN SERAHKAN 1.750 BIBIT TANAMAN DURIAN DAN JERUK DI TIGA DESA


admin | 22 Februari 2020 | 333

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten Sragen melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serius lakukan pengembangan sentra kawasan hortikultura dengan menyerahkan 1.750 bibit tanaman durian dan jeruk di dua kecamatan, Jumat (22/02/2020).

Sebanyak 750 bibit durian siotong diberikan di Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo. Sedangkan 1.000 bibit tanaman jeruk pamelo diserahkan di dua desa Kecamatan Gemolong, 700 bibit di Desa Tegaldowo dan 300 bibit di Geneng Duwur.

Bibit tanaman yang diserahkan langsung oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati nantinya akan ditanam di halaman rumah warga dari ketiga desa tersebut.

Pengembangan ini juga merupakan wujud dari program pemerintah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen, Eka Rini kepada penerima bibit akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu terkait cara penanaman hingga perawatan.

"Kami bertujuan pengembangan kawasan serta memotivasi para petani." jelasnya.

"Serta pemangku kepentingan untuk mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam pengembangan kawasan hortikultura khususnya buah," terangnya.

Menurutnya di tiga desa tersebut pohon durian dan jeruk bisa berkembang dengan baik, terbukti dengan bantuan sebelumnya yang telah memberikan hasil.

Usai melakukan penanaman bibit pohon, Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati berharap agar sentra buah - buahan bisa dikembangkan dengan baik.

"Kami minta dirawat baik-baik, dinas pertanian tiga bulan sekali akan mengecek kondisi pohon," pesan Bupati.

Bupati menambahkan pemberian bibit - bibit tanaman tersebut tidak sembarangan, karena sudah memenuhi sertifikasi.

Sehingga harapannya dengan bibit tanaman durian dan jeruk yang sudah unggul, nantinya akan menghasilkan buah durian dan jeruk pamelo yang lebih bagus.

"Kami punya impian Kabupaten Sragen khususnya di Desa Sukorejo bisa menjadi daerah sentra durian dan Desa Tegaldowo dan Geneng duwur menjadi sentra jeruk pamelo" harap Bupati.

Sementara Kepala Desa Sukorejo, Sukrisno berterima kasih kepada Pemkab Sragen khususnya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang telah berkomitmen untuk mengembangkan agropolitan organik holtikultura, terutama tanaman durian di desanya.

Organik holtikultura akan menjadi program utama di Sukorejo. Untuk program kali ini ia memberi nama Deworejo yaitu "Desa Wisata Organik Sukorejo".

"Dahulu kami sudah menerima 9 ribu bibit dan hampir 500-600 batang yang sudah berbuah," ungkap Sukrisno.

"Ini sangat bermanfaat untuk kami, semoga 750 pohon bisa berkembang dengan baik." harapnya. (MY_DISKOMINFO)

 

 

Berita Terbaru

Top