KABAR BAIK, PASIEN POSITIF COVID - 19 PERTAMA SRAGEN DINYATAKAN SEMBUH


admin | 13 Mei 2020 | 208

SRAGEN - Kasus pertama Covid-19 di Kabupaten Sragen dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan selama lebih dari 35 hari di RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang.

Laki-laki (39) berinisial H asal Kecamatan Sragen tersebut dinyatakan sembuh pada Selasa (12/5/2020).

Dengan tambahan satu pasien sembuh per hari ini Rabu (12/5/2020) total sudah ada lima pasien positif covid-19 Kab. Sragen yang berhasil sembuh.

H merupakan seorang Pelaku Perjalanan (PP), yang sering melakukan PP Solo-Sragen sebelum dinyatakan positif Covid-19.

Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan jika Pasien ini sebenarnya satu minggu terakhir sudah dalam keadaan baik, namun karena beberapa kali swab test hasilnya positif sehingga belum diperbolehkan pulang.

"Infus sudah dicopot, yang bersangkutan juga sudah ingin pulang, namun ketika di swab test hasilnya kembali positif," terang Bupati Yuni yang juga Ketua Gugus Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Sragen.

Namun, selang berapa hari dilakukan hingga tiga kali swab dan berturut-turut hasilnya negatif.

"Alhamdulillah kini sudah dinyatakan sembuh dan sudah bisa bertemu keluarga walaupun masih harus karantina mandiri selama 14 hari," ungkap Bupati.

Bupati juga ingatkan kepada pasien positif covid-19 yang saat ini sedang menjalani perawatan agar bisa menjaga sistem imun tubuh dengan baik.

"Ketakutan atau kepanikan dari seseorang karena berita negatif tentang covid-19 ini jika tidak dikelola dengan baik, dapat memengaruhi sistem imunitas tubuh. Sistem imun tubuh itu penting, mari mulai berpikir positif, makan-makanan yang sehat, hidup bersih," terangnya.

Meski sudah sembuh, pasien itu masih harus menjalani karantina mandiri di rumah selama 14 hari. Tak hanya itu juga dianjurkan menggunakan masker selama dirumah, dan juga melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Perlu diketahui, H sebelumnya secara mandiri mendatangi langsung RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen pada tanggal (2/4/2020) lalu.

Ketika datang ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen pada pukul 00.30 WIB H mengeluhkan ada adanya riwayat batuk dan sesak nafas.

Hingga akhirnya dilakukan swab test pada (5/4/2020). Setelah dilakukan tes swab akhirnya dilakukan rontgen dengan hasil ditemukan ada perburukan. Sehingga langsung dirujuk.

"Yang bersangkutan merupakan pelaku perjalanan yang sering bolak-balik Solo- Sragen, Solo-Sragen. Begitu sampai di RSUD Soehadi langsung masuk ke ruang isolasi. Kita lakukan rapid test hasilnya negatif. Kemudian beberapa hari ada perburukan pada gambaran klinis dan juga hasil rontgen, akhirnya tanggal 7 April kami rujuk ke rumah sakit Ketileng Semarang (RSUD Wongsonegoro)," pungkasnya. (MY_DISKOMINFO)

Berita Terbaru

Top