JEMBATAN PENGHUBUNG 2 DUKUH DI GILIREJO BARU DITARGETKAN SELESAI OKTOBER


admin | 24 Juni 2020 | 156

SRAGEN - Pembangunan jembatan penghubung dua Dukuh kebayanan Sumberejo dan Gondanglegi, Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen ditargetkan selesai pada bulan Oktober mendatang.

Jembatan penghubung dua Dukuh yang terputus sejak April 2019 itu, dikerjakan dalam waktu 150 hari dari Bulan Mei sampai Oktober.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sragen, Marija saat meninjau lokasi pembangunannya mengatakan jembatan yang dibangun sepanjang 12 m dan lebar 6 m tersebut sudah memperhitungkan ketinggian maksimum meski berada ditepi waduk.

"Ketinggian jembatan mencapai 5 m, kami tidak membangun pilar di bagian tengah jembatan karena panjangnya masih di bawah 50 m," terangnya.

Pihaknya juga menjelaskan pembangunan jembatan sempat terkendala tanah longsor hingga dua kali, tepatnya saat memasang dua pilar di tengah Jembatan tersebut.

"Ini karena kondisi tanah tergolong gembur atau labil, khususnya saat terkena hujan. Untuk itu, pembangunan pilar di kedua ujung jembatan ini harus dipercepat mumpung ini belum musim penghujan, supaya tidak terjadi longsor lagi," paparnya.

Meski berada di daerah terpencil, Desa Gilirejo Baru sudah disasar proyek perbaikan jalan maupun jembatan sejak tiga tahun terakhir.

Selama proses pembangunan, untuk sementara masyarakat khususnya warga Sumberejo dan Gondanglegi yang akan melintasi jembatan tersebut dialihkan ke jembatan sesek yang terbuat dari bahan bambu bagi pengendara roda dua maupun pejalan kaki.

"Jembatan tersebut hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Khusus kendaraan roda empat harus memutar jalan melewati Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali," pungkasnya.

Sekretaris Desa (Sekdes) Gilirejo Baru, Jumiko menjelaskan setidaknya pernah terjadi tiga kali longsor yang sempat mengganggu proses pembangunan pilar jembatan tersebut.

"Biasanya tanahnya ambrol terjadi saat galian siap dicor pakai material pasir dan semen. Jadi, galian sudah dibersihkan, dan sudah dipasangi paku bumi, namun sorenya tanah longsor jadi galian harus dibersihkan dulu dari longsoran tanah," ujarnya. (MY_DISKOMINFO)

Berita Terbaru

Top