TMMD KE - 108 RESMI DIBUKA, BUPATI SRAGEN APRESIASI KERJA TNI


admin | 30 Juni 2020 | 169

SRAGEN - Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengapresiasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung 2 dan Reguler ke-108 tahun 2020, yang dilaksanakan di Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono. Kegiatan yang dilakukan Kodim 0725/Sragen ini dinilai membantu Pemkab Sragen dalam membangun infrastruktur di Desa.

Hal itu diungkapkan Bupati saat menghadiri acara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Balai Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Sragen, Selasa (30/6/2020).

Turut hadir dalam pembukaan TMMD sengkuyung 2 dan reguler ke-108 tahun 2020 ini, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf. Rano Maxim Adolf Tilaar, Dandim 0725/Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto, Jajaran Forkopimda, Muspika Kec. Sukodono dan Kades se-Sukodono.

Acara dilaksanakan dengan menerapkan standar protokol kesehatan pencegahan virus covid-19 yang ketat, diantaranya pemakaian masker, tes suhu tubuhnya dan penataan kursi dengan memperhatikan physical distancing.

Pada kesempatan itu, Bupati Yuni menyampaikan terimakasih kepada Danrem 074/Warastratama beserta jajaran, dan Dandim Sragen yang selama ini telah bahu membahu membantu pemerintah daerah dalam upaya hubungan dan kerjasama pelaksanaan TMMD maupun Karya Bhakti TNI Guyub Rukun di Kabupaten Sragen.

"Meskipun TMMD sengkuyung 2 tahun 2020 ini berbeda dengan sengkuyung lainnya karena tahun ini ada pandemi covid-19, kami haturkan terima kasih kepada Bapak Danrem 074/Warastratama yang telah menunjuk Kabupaten Sragen sebagai lokasi pengganti pelaksanaan TMMD reguler ke 108 tahun 2020," ungkap Bupati.

Dalam situasi pandemi seperti ini, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Sragen tetap berkomitmen untuk melaksanakan TMMD karena pertimbangan bahwa program TMMD memiliki nilai kemanfaatan yang sangat tinggi bagi warga masyarakat, tidak hanya hasil fisik kegiatan akan tetapi juga nilai filosofi.

"Masa pandemi seperti ini memang menjadikan pemerintah daerah sangat berat dalam program pembangunan karena keterbatasan ruang gerak fiskal, yang disebabkan hampir semua anggaran harus difokuskan dalam penanganan Pandemi covid- 19," terang Bupati.

Untuk itu, pihaknya berpesan agar pelaksanaan TMMD selama 30 hari kedepan tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19 secara ketat.

"Jangan lupa saat kegiatan fisik agar dititik beratkan untuk mengedukasi warga masyarakat serta pendisiplinan warga mematuhi pelaksanaan protocol kesehatan di masyarakat sehingga covid-19 di Kabupaten Sragen tetap terkendali dan menghantarkan Kabupaten Sragen berada pada status zona hijau covid-19," pesan Bupati.

Dandim 0725/Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto, melaporkan sejak tahun 2016 sampai tahun 2020 ini pelaksanaan TMMD sengkuyung dan reguler sudah dilaksanakan sebanyak 17 kali.

"Dalam 4 tahun sudah 17 kali melaksanakan TMMD reguler. Semoga melalui TMMD yang terus kita selenggarakan bisa meningkatkan persatuan, keterpaduan antara kita semua baik TNI Polri termasuk masyarakat," jelas Dandim.

Pelaksanaan kegiatan TMMD reguler ke - 108 TA 2020 terhitung 30 hari, mulai tanggal 30 Juni sampai 29 Juli 2020.

Dengan sasaran pokok, cor blok jalan (947 x 2,5 x 0,12 meter), cor tapak ban (214 x 0,8 x 2,5 x 0,12 meter).

Sasaran tambahan, diantaranya Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 8 unit, jamban sehat 12 unit. Sementara sasaran kegiatan karya bhakti meliputi Talud Jalan Dk. Gosek (100 x 0,6 x 1,5 meter), Pengecetan Masjid Al - Mudtakim Dk. Sendangmulyo, dan Pengecetan Gereja Papentha Dk. Sendangmulyo.

"Sasaran New Normal, mulai dari penyemprotan disinfektan Di Kec. Sukodono, Pembuatan tempat cuci tangan di telpat ibadah, Fasilitas Umum hingga Sekolahan," terangnya.

Terakhir sasaran penghijauan ada penanaman 10.000 batang pohon.

Sementara Danrem 074/ Warastratama Kolonel Inf. Rano Maxim Adolf Tilaar mengapresiasi langkah dan respon baik Pemerintah Kabupaten Sragen dalam penyelenggaraan TMMD sengkuyung 2 dan reguler ke-108 tahun 2020.

"Salut dan sangat mengapresiasi Kepada Pemkab Sragen dan Ibu Bupati Sragen yang responsif menyambut baik kegiatan TMMD reguler ini sehingga bisa segera terlaksana di Kabupaten Sragen," ungkap Danrem 074/Wrt.

Danrem berharap melalui kegiatan TMMD ini bisa membantu masyarakat dalam perbaikan infrastuktur di Kab.Sragen untuk meningkatkan sarana dan prasarana, meningkatkan ekonomi dan mempermudah penghubung antar desa dan juga diharapkan bisa terwujudnya kemanunggalan TNI,Polri dan Rakyat dengan baik. (MY_DISKOMINFO)

Berita Terbaru

Top