INDONESIA SMART NATION AWARD, PEMKAB SRAGEN TERIMA PENGHARGAAN KATEGORI SMART GOVERNANCE


admin | 06 Oktober 2020 | 222

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kembali mengukir prestasi melalui satu penghargaan bergengsi tingkat Nasional, yaitu Indonesia Smart Nation Award (ISNA) dengan kategori Smart Governance dari Citiasia Inc.

Penghargaan ini diberikan kepada Pemkab Sragen atas tiga Inovasi dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yakni PELANDUK (Pelayanan Antar Jemput Dokumen Adminduk), PANDU (Pelayanan Administrasi Kependudukan), dan SI ANTON (Sistem Antrian Online).

Penghargaan tersebut diterima langsung secara virtual oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sragen Dedy Endriyatno didampingi Kepala Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sragen Haryatno Wahyu Lwiyanto dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sragen Yuniarti, Senin (5/10/2020) sore.

Apresiasi itu diberikan oleh Citiasia Inc, sebuah perusahaan konsultan manajemen dan pembangunan smart city yang memiliki visi untuk mendukung kemajuan pembangunan di Indonesia melalui Gerakan Indonesia Smart Nation yang telah digagas sejak tahun 2015 dan dijalankan oleh lini strategisnya Citiasia Center for Smart Nation (CCSN).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sragen, Dedy Endriyatno berharap dengan diterimanya penghargaan ini, semakin memacu inovasi, gagasan yang baru dalam hal penanganan Covid-19 khususnya di Kabupaten Sragen.

"Alhamdulillah, hari ini kita dapat penghargaan Smart Environment. Inovasi yang kita buat mendapat apresiasi dan ini menjadi bagian dari rangkaian road map kita menuju Smart City. Di mana tahun 2019, kita masuk 25 besar Kabupaten/Kota dalam menuju Smart City," ujar Plt Bupati.

Pihaknya menambahkan, Penghargaan ini merupakan bukti keseriusan Pemkab Sragen untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat dimasa pandemi.

"Dimasa pandemi, kita secara tidak langsung dituntut berinovasi. Salah satunya melalui tiga inovasi online Disdukcapil, tentu untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan tanpa harus ke kantor Disdukcapil karena bisa dilakukan dirumah," terangnya.

Kepala Disdukcapil Sragen, Haryatno Wahyu Lwiyanto menerangkan jika penghargaan ini berkaitan dengan inovasi pelayanan selama pandemi covid-19 ini. Dan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Disdukcapil untuk melakukan terobosan tiga inovasi online dimana pelayanan harus bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun.

"Sehingga pada saat pandemi ini, salah satu upaya kami memutus mata rantai penyebaran adalah dengan cara pelayanan yang tidak bertatap muka langsung. Jadi masyarakat cukup di rumah, kami tetap berkantor untuk melakukan pelayanan. Sehingga tidak ada kontak langsung yang berarti harapan kami tidak ada kontak fisik dan penyebaran virus covid-19," katanya.

Dirinya bercerita, awalnya melakukan pelayanan melalui sistem chatting ke nomor official Disdukcapil. Namun karena banyak masyarakat yang mengeluh respond lama, sehingga dilakukan evaluasi.

"Kami melakukan lompatan lagi, lewat situ kami berfikir melakukan pelayanan yang bisa diakses via online. Lalu kami launching, PELANDUK (Pelayanan Antar Jemput Dokumen Adminduk), PANDU (Pelayanan Administrasi Kependudukan), maupun SI ANTON (Sistem Antrian Online)," paparnya.

Ketiga inovasi online tersebut, sangat bermanfaat untuk masyarakat yang akan mengurus administrasi kependudukan tanpa khawatir terpapar covid-19.

"Inovasi Aplikasi PANDU Online Android, guna memudahkan masyarakat untuk mendaftar Adminduk dalam pelaporan kelahiran hingga kematian, terakomodir pada satu sistem secara daring atau online," katanya.

Kemudian Si ANTON, antrian online yang bisa diakses melalui website dukcapil.sragenkab.go.id. Sistem Antrian dibuka Online sehari sebelum tanggal pengurusan dokumen namun pendaftaran dapat ditutup sewaktu-waktu jika jumlah pendaftar sudah memenuhi kuota.

Terakhir program PELANDUK, merupakan bentuk kerjasama/ sinergitas antara Dukcapil Sragen dengan PT. POS INDONESIA KPRK Sragen guna mendukung pelaksanaan pelayanan pengiriman dan pengambilan dukumen adminduk ke alamat pemohon.

Sementara Kepala Diskominfo Sragen, Yuniarti menjelaskan penghargaan dilakukan melalui survey maya artinya penilaian dilakukan secara virtual.

"Jadi kita tidak tahu, ada penilaian seperti ini. Ternyata dari pusat menilai melalui dunia maya, ada tiga pelayanan di Disdukcapil Sragen yakni Pandu, Si Anton dan Pelanduk ternyata mendapat apresiasi sebagai pelayanan kepada masyarakat dimasa pandemi. Ini merupakan apresiasi bagi Sragen," jelas Yuniarti.

Lebih lanjut, Yuniarti menambahkan sistem penilaian dilakukan 9 dewan juri yang menelusuri ragam inovasi di 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

"Dari 514 Kabupaten/Kota, mengerucut menjadi 175 Kabupaten / Kota yang memiliki inovasi, totalnya 248 inovasi. Dan kembali mengerucut menjadi 183 inovasi yang berkaitan dengan covid-19. Dari 183 inovasi juga diseleksi kembali dan ditemukan 60 inovasi murni dari Pemerintah Daerah dan ditetapkan 30 inovasi terbaik di ragam kategori, Smart Economy, Smart Government, Smart Branding, Smart Society, Smart Living dan Smart Mention," urainya. (MY_DISKOMINFO)

Berita Terbaru

Top