KARANG TARUNA DUKUH SEPAT BANTU WARGA KURANGMAMPU DARI DONASI SAMPAH


admin | 22 Nopember 2020 | 280

SRAGEN - Para pemuda Karang Taruna Margahayu Dukuh Sepat, Desa Sepat, Kecamatan Masaran punya cara tersendiri untuk berbagi dengan sesama.

Sejak tahun 2018, mereka mengumpulkan sampah anorganik dan rongsokan dari warga satu Dukuh sebagai modal membeli sembako untuk dibagikan kepada warga kurang mampu.

"Kegiatan ini sudah dari bulan Desember tahun 2018 atau sudah 12 kali melakukan donasi sampah dari seluruh warga dukuh Sepat yang berjumlah 6 RT atau sekitar 250 Kartu Keluarga (KK)" terang Giyanto, Kasi Pelayanan Masyarakat Desa Sepat, Masaran, Minggu (22/11/2020).

Giyanto pun menceritakan bagaimana ide kegiatan sosial ini terbentuk, ia mengaku berawal dari para pemuda Dk. Sepat yang melihat kondisi ekonomi sebagian masyarakat yang kurang dan akhirenya mereka tergerak untuk membantunya. Alasan lainnya juga sebagai upaya pencegahan sarang nyamuk demam berdarah yang biasa ada di genangan air dari sampah/barang bekas.

Giyanto menuturkan setiap dua bulan sekali para anggota karang taruna berkeliling dukuh untuk mengambil sampah botol, kardus, kaleng dan berbagai barang bekas yang sebelumnya sudah di siapkan oleh warga di depan rumah masing-masing.

"Selanjutnya dikumpulkan di halaman rumah Pak Giman (warga Sepat RT 31) kemudian disortir berdasarkan jenis sampahnya, lalu dijual kepada pengepul. Uang hasil penjualan tersebutlah yang nantinya akan dibelikan sembako senilai Rp70.000 per paket dan disalurkan kepada 12-15 KK warga yang membutuhkan," katanya.

Ia menegaskan jika kegiatan donasi sampah itu bersifat sukarela tidak ada paksaan.

"Yang mau donasi kita fasilitasi penjemputan di depan rumahnya. Jadi, kalau ada warga yang mau menjual sendiri ya silahkan, kita tidak melarang," ujar Giyanto.

Sebagai Ketua Karang Taruna Margahayu, Sulardi mengatakan jika para pemudanya tidak ada rasa gengsi atau malu, sebab mereka tahu hal tersebut untuk kebaikan dan dijalankan dengan ikhlas. Respon warga pun dikatakannya menyambut kegiatan ini dengan antusias.

"Banyak warga yang menyumbangkan sampah, ada sekitar 90% lebih ikut berdonasi. Artinya kesadaran masyarakat dukuh Sepat tinggi. Selagi warga menyumbangkan sampahnya tanpa meminta imbalan tentunya para pemuda dengan sangat senang hati menerimanya," ungkap Sulardi.

Dana yang terkumpul dari hasil penjualan sampah dan rongsokan hari ini senilai Rp.1.009.250.

"Alhamdulillah hari ini dana yang terkumpul bisa lebih dari Rp.1.000.000, ini merupakan dana terbanyak dari yang sebelumnya hanya sekitar Rp.500.000 sampai Rp. 900.000," tambahnya.

Sulardi berharap, lebih banyak lagi masyarakat yang ikut bergabung dengan kegiatan donasi sampah ini agar semakin merata bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat juga semakin bisa menghargai sampah yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari.

"Melalui program Donasi Sampah, tidak lagi ada alasan untuk tidak berdonasi karena model donasi ini yang hanya memanfaatkan sampah daur ulang yang dimiliki" harapnya.

Kepala Desa Sepat, Mulyono mengapresiasi dan mendukung kegiatan positif donasi sampah dari karang taruna Margahayu yang dinilai sangat bagus dan bisa membantu masyarakat sekitar.

"Pemerintah Desa Sepat sangat mendukung dan mendukung kegiatan ini berharap bisa berkembang di Dukuh lain, meskipun beberapa Dukuh sudah mulai namun belum maksimal seperti di Dukuh Sepat ini," ujar Kades. (MY_DISKOMINFO)

Berita Terbaru

Top