Makanan Serba Manis Saat Puasa Pengaruhi Kondisi Kulit

Oleh : admin
16 Juni 2017
137
  
data-layout="button_count" data-action="like" data-show-faces="false" data-share="false">

Menu selama bulan puasa cenderung tinggi gula dan berlemak. Bukan hanya berpengaruh pada lingkar pinggang, makanan tersebut juga memengaruhi kondisi kulit.
Konsumsi makanan sumber karbohidrat sederhana seperti roti putih, cakes, dan juga nasi memang mengenyangkan, namun dengan cepat akan menaikkan kadar gula darah.
Demikian pula halnya dengan gula. Kadar gula darah yang tinggi dapat memperlemah kulit karena pengaruhnya pada jaringan kulit seperti kolagen. Jika makanan manis ini sering dikonsumsi, cadangan kolagen cepat berkurang sehingga kulit pun lebih cepat keriput.
The American Heart Association menyarankan agar wanita mengonsumsi tidak lebih dari 6 sendok teh gula setiap hari. Jumlah itu setara dengan 100 kalori.
Menurut Dr.Carl Thornfeldt, ahli dermatologi, gula memiliki dua efek pada kulit, yakni mengaktifkan peradangan dan mengikat kolagen yang membuat kulit kencang.
"Bila kita terlalu sering mengonsumsi gula, lama-lama akan terjadi peradangan kronik," katanya seperti dikutip marieclarie.com.
Pengaruh dari peradangan itu antara lain jerawat dan juga mempercepat timbulnya tanda-tanda penuaan.
Untuk itulah sebaiknya mulai membatasi asupan gula. Untuk menu pembuka puasa misalnya, dari pada memilih es teler, pilihlah jus buah tanpa gula. Atau jika sudah mengonsumsi semangkuk kolak, minumlah air putih.

PenulisLusia Kus Anna
EditorLusia Kus Anna
http://lifestyle.kompas.com


komentar
tulis komentar anda

Create Account



Log In Your Account