Wed, 8 September 2010
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • September, 2010
  • Agustus, 2010
  • Juli, 2010
  • Juni, 2010
  • Mei, 2010
  • April, 2010
  • Maret, 2010
  • Februari, 2010
  • Januari, 2010
  • Desember, 2009
  • November, 2009
  • Oktober, 2009

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     

    Halaman Berita


    Nasional


    [ 08/02/2010, 11:10 WIB ]
    MARSH FOUNDATION JAJAKI KERJASAMA PENGADAAN ALAT MEDIS


     

           SRAGEN – Pendiri Marsh Foundation asal Negeri Kanguru, David dan Clair Marsh, mengunjungi Sragen selama dua hari. Setibanya di Bumi Sukowati Sabtu (6/2) lalu, mereka di sambut Bupati Sragen H Untung Wiyono di nDayu Park. Kunjungan mereka terkait kemungkinan menjalin kerjasama di bidang peralatan medis dan pelatihan kesehatan. Minggunya, bersama Bupati, mereka melakukan kunjungan ke beberapa rumah sakit dan puskesmas di Sragen, antara lain RSI Amal Sehat, RSUD SRagen , dan Puskesmas Gemolong.

           Marsh Foundation merupakan yayasan non profit yang bergerak dalam bidang kesehatan. Mereka mendonasikan alat-alat kesehatan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

           Awal didirikan yayasan ini adalah ketika mereka menjadi tenaga medis dari Australia yang datang pertama kali ke Bali setelah terjadi Bom Bali I tahun 2003. Di tengah tragedi kemanusiaan itu, mereka menyaksikan keterbatasan alat kesehatan yang ada disana. Melihat hal itu, pasangan suami istri yang yang telah menikah sejak tahun 1981 tersebut tergerak hatinya untuk melengkapi persediaan alat-alat kesehatan. Mereka lalu memutuskan untuk mendirikan yayasan yang peduli pada ketersediaan peralatan medis. Hasilnya, sejak berdiri pada tahun 2003, yayasan ini telah melakukan 12 kali pengkapalan yang masing masing terdiri dari dua kontainer peralatan medis ke berbagai negara berkembang.

           Ditemui pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD Sragen dr. Farid Anshori, MM mengatakan, kebutuhan RSUD Sragen saat ini antara lain hemodialisa atau alat cuci darah, CT-Scan, dan alat bedah urologi. Ia berharap, jika kelak alat tersebut telah tersedia, akan meningkatkan pelayanan rumah sakit milik pemerintah tersebut. (dyn)


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+