Sat, 30 August 2014
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • Agustus, 2014
  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014
  • Januari, 2014
  • Desember, 2013
  • November, 2013
  • Oktober, 2013
  • September, 2013

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     

    Halaman Berita


    Nasional


    [ 13/04/2010, 08:31 WIB ]
    PEMKAB GELAR RAKOR ALOKASI DANA DESA


     

           SRAGEN – Pemkab menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Alokasi Dana Desa (ADD), Senin (12/4). Kegiatan bertempat di Ruang Sukowati kompleks Kantor Setda Sragen diikuti sebanyak 250 peserta yang terdiri dari Kepala Desa dan Camat se-Kabupaten Sragen, Pejabat Dinas/instansi serta perwakilan TP PKK.

           Dalam laporannya, Kepala Badan KBPMD, Drs. Sarwaka, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penyelenggaraan Pemerintahan Desa, kemampuan lembaga kemasyarakatan desa, pemerataan pendapatan, kesempatan bekerja dan berusaha bagi masyarakat desa, swadaya gotong royong masyarakat. Beberapa materi yang dibahas dalam rakor ini antara lain perencanaan partisipasif disampaikan oleh narasumber dari Bappeda, regulasi ADD oleh bagian Pemerintahan Setda, pemberdayaan masyarakat oleh Badan KBPMD, serta kegiatan ADD untuk PKK oleh TP PKK.

            Dalam sambutannya, Asisten I Sekda, Sujoto, SH, mengatakan pelaksanaan program desa selalu melibatkan masyarakat desa sebagai sasaran pembangunan. Meskipun anggaran terbatas, bukan berarti kebutuhan masyarakat tidak tercukupi. Hasil dari program yang dilaksanakan juga seharusnya bisa dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Setelah masyarakat bisa menikmati hasilnya, Pemerintah Desa tidak berhenti begitu saja namun masih berkewajiban melakukan program yang berkelanjutan.

           Kepala Bappeda Sragen, Ir. Darmawan Minto Basuki, MM, MT, menguraikan ADD adalah dana yang dialokasikan langsung kepada Pemerintah Desa untuk membiayai program Pemerintah Desa dalam melaksanakan kegiatan pemerintah dan pemberdayaan masyarakat. Dengan latar belakang meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat, penguatan pelayanan masyarakat oleh Pemerintah Desa/Kelurahan, serta pemantapan kelembagaan Pemerintah Desa/ Kelurahan maupun lembaga kemasyarakatan di Desa.

            Lebih lanjut Darwawan menjelaskan pemberian ADD dimaksudkan untuk merangsang dan menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di wilayahnya. Dengan ADD tersebut, diharapkan masyarakat secara partisipatif mampu melaksanakan pembangunan guna mengatasi skala desa yang terjadi serta dapat mengembangkan potensi ekonomi lokal. Selama ini desa juga mendapat dana dari berbagai program seperti ADD, PNPM-MD, PNPM-MP, P2KP PAKET, PPIP, Pamsimas, Sanimas, bantuan perpustakaan desa, PKK, serta program lain sesuai sektor (kesehatan, pendidikan, ekonomi).

           Dalam paparannya Sarwaka menjelaskan tahun 2010 ADD sebesar Rp. 7.346.000.000,- untuk 196 Desa di Kabupaten Sragen. Jumlah nominal dari masing-masing desa relatif tidak sama. ADD yang paling tinggi diterima oleh desa sebesar Rp. 38.861.000,- dan yang terendah sebesar Rp. 36.872.000,-. Penentuan ini menggunakan kriteria antara lain jumlah keluarga miskin, keterjangkauan desa ke ibukota kabupaten, pendidikan wajib belajar sembilan tahun, kesehatan untuk penderita penyakit menular, jumlah penduduk, luas wilayah dan partisipasi masyarakat.

           Tindak lanjut dari Rakor ADD ini, lanjut Sarwaka, mengadakan musyawarah pembangunan desa yang dihadiri oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Pembangunan Masyarakat Desa (LP2MD), Pengurus PKK, RT/RW dan Tokoh Masyarakat pada Minggu ke-empat bulan April 2010. Dalam musyawarah tersebut disepakati kesanggupan swadaya masyarakat untuk menunjang pembangunan fisik ADD, menyusun Usulan Rencana Kegiatan Desa (URKD), kemudian URKD masuk ke Badan KBPMD pada pertama bulan Mei 2010. (Nova_Humas)


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+