Thu, 27 November 2014
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • November, 2014
  • Oktober, 2014
  • September, 2014
  • Agustus, 2014
  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014
  • Januari, 2014
  • Desember, 2013

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     

    Halaman Berita


    Nasional


    [ 17/04/2010, 08:48 WIB ]
    BANGUN KESADARAN MENANAM POHON


     

           SRAGEN – Gerakan penanaman pohon merupakan bentuk upaya konservasi sumber daya tanaman hutan. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Sragen, Ir. Wakidi, ketika mendampingi Bupati Sragen H. Untung Wiyono di kokasi penanaman pohon, kawasan Hutan Suaka Margasatwa Gunung Tunggangan, Desa Jambean, Kecamatan Sambirejo.

           Menurut Wakidi, jenis tanaman yang di tanam di hutan suaka margasatwa kali ini antara lain Trembesi, Kepoh, Mahoni, serta Bulu. Sistem penanaman yang dilakukan adalah tumpang sari yakni menanam satu puhon yang ditumpangi tanaman lain, seperti tanaman lada.

           Gerakan yang melibatkan hampir semua PNS di lingkungan Pemkab Sragen ini akan dilakukan secara berkesinambungan. Artinya setelah penananaman pohon dilakukan pemeliharaan, sehingga pohon mengalami regenerasi. ”Sedangkan pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dan kontinyu, setelah hari ini rencananya akan dilanjutkan minggu depan dan seterusnya,” kata Wakidi.

            Wakidi menjelaskan, salah satu gerakan penanaman yang telah dilakukan sesuai dengan program Pemerintah Pusat adalah One Man One Tree, yakni setiap satu orang menanam satu batang pohon. Dalam hal ini jika semua PNS di Kabupaten Sragen menanam satu batang pohon, maka jumlah pohon yang ditanam tak kurang dari 13.000 batang. Apabila seluruh masyarakat Sragen menanam minimal satu pohon setiap orang, maka ratusan ribu pohon akan menghijaukan Bumi Sukowati.

           Sebagai wujud bantuan pada masyarakat, beberapa waktu lalu pihak Dishutbun juga telah memberikan bibit secara gratis bagi masyarakat yang ingin menanam pohon jati. ”Mereka bisa mengambil sendiri bibit jati yang telak disediakan oleh pihak kami,”kata Wakidi.

           Ditambahkannya, gerakan penanaman semacam ini dapat memberikan motivasi yang besar dalam membangun kesadaran dan semangat seluruh rakyat Indonesia. Sehingga mereka mau dan mampu melakukan kegiatan menanam pohon secara mandiri dan lestari.(Nova_Humas)


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+