Sat, 25 October 2014
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • Oktober, 2014
  • September, 2014
  • Agustus, 2014
  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014
  • Januari, 2014
  • Desember, 2013
  • November, 2013

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     

    Halaman Berita


    Nasional


    [ 21/07/2011, 13:00 WIB ]
    TEKAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN BAYI DENGAN JAMPERSAL


     

           SRAGEN – Untuk memberikan pelayanan kesehatan terutama persalinan kepada masyarakat yang belum terjangkau asuransi, pemerintah mengembangkan program Jaminan Persalinan (Jampersal). Untuk memasyarakatkan program ini, Pemerintah Kabupaten Sragen menyelenggarakan Sosialisasi Jampersal Kamis (21/07) di Pendopo Somanegaran. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sragen H. Daryanto, SH, Kepala Dinas Kesehatan Sragen dr. Djoko Irnugroho, M.Kes, Camat serta Kepala Desa se Kabupaten Sragen.

           “Jampersal merupakan jaminan pembiayaan pelayanan persalinan bagi masyarakat”, ujar Djoko Irnugroho. Layanan persalinan tersebut meliputi pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan hingga pelayanan nifas yang meliputi pelayanan KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir.

           Lebih lanjut dikatakan, pemeriksaan selama kehamilan dilakukan selama empat kali oleh bidan dengan rincian sekali pada trimester pertama dan kedua serta dua kali pada trimester ketiga. Dengan begitu kesehatan ibu dan janin dapat terpantau. Persalinan normal mendapatkan fasilitas rawat inap maksimal 2x24 jam, pelayanan bayi baru lahir serta KB pasca persalinan dengan kontrasepsi jangka panjang.

           Pelayanan jampersal ini diberikan kepada masyarakat yang belum terjangkau asuransi kesehatan semisal jamkesmas, jamsostek ataupun askes. Dengan tempat pelayanan meliputi bidan praktek mandiri serta rumah bersalin yang telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, poliklinik kesehatan desa, puskesmas serta RSUD kelas III bagi kasus – kasus darurat.

           Dengan pelaksanaan sosialisasi jampersal ini diharapkan masyarakat akan mengetahui hak nya untuk mengikuti program ini. Selain itu juga diharapkan dengan terjaminnya kesehatan dari proses kehamilan awal, dapat menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Sragen.

           Dalam kesempatan tersebut Wabup berpesan kepada doketr serta bidan agar melaksanakan program jampersal ini dengan sebaik. Agar masyarakat benar – benar dapat merasakan manfaatnya. Dan bagi masyarakat luas diharapkan memanfaatkan fasilitas ini demngan baik, jangan karena mendapatkan fasilitas gratis malah terjadi ledakan penduduk. (dyn)


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+