Tue, 29 July 2014
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014
  • Januari, 2014
  • Desember, 2013
  • November, 2013
  • Oktober, 2013
  • September, 2013
  • Agustus, 2013

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     

    Halaman Berita


    Nasional


    [ 17/05/2012, 09:51 WIB ]
    PENGURUS KOPERASI HARUS ORANG JUJUR DAN PINTAR


     
           SRAGEN,(16/05) –Pengurus Koperasi haruslah orang yang pintar dan jujur, Hal tersebut disampaikan Bupati Sragen  saat membuka Rapat Kerja Daerah Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Rakerda Dekopinda) Kabupaten Sragen, Rabu ( 16/5/2012). Menurut Bupati Sragen Agus Fatchurrahman, dengan dua hal tersebut yakni pengurus yang pintar namun jujur akan mampu  membawa koperasi sesuai dengan jati diri koperasi.

            Menurut Bupati, dirinya prihatin, karena  saat ini masih ada koperasi yang beroperasi tidak sesuai dengan jadi diri koperasi, dengan dibuktikannya masih adanya “Bank Plecit” yang berkedok koperasi. Bupati menginginkan koperasi tidak hanya pada tataran konsep ideal tetapi harus menjadi kenyataan. Selain itu Bupati masih memprihatinkan masih adanya koperasi yang tidak sehat atau bahkan kolap. “Jadikan Sragen ini bukan sebagai kuburan koperasi tetapi justru menjadi lahan subur bagi koperasi,” tuturnya.


            Sementara Ketua Dekopinda Jawa Tengah Suwarsono, SH, MH ketika memberikan sambutan juga mengungkapkan hal senada. Menurutnya jika koperasi ingin maju dan berkembang dengan sehat jangan melupakan jati diri koperasi. Koperasi yang sehat menurutnya adalah yang sehat pengurusnya, sehat usahanya, sehat mentalnya dan sehat pengawasnya. Padahal bila koperasi dikelola dengan baik dan sehat tidak hanya akan mensejahterakan anggota tetapi juga ikut peduli terhadap orang lain dan lingkungannya. Dirinya juga mengatakan bila seluruh rakyat Sragen menjadi anggota koperasi maka niscaya tidak akan ada rakyat miskin di Sragen.

            Tak beda dengan Suwasono, Ketua Dekopinda Kab. Sragen Amir Ambyah juga mengatakan banyaknya koperasi yang terkena “penyakit” dikarenakan kurang dipahaminya makna dan jati diri koperasi. “Saat ini masih ada lahiriahnya  koperasi tetapi ruhnya bukan koperasi,” katanya.

            Rakerda Dekopinda yang digelar sehari bertempat di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen ini, selain dihadiri pengurus Dekopinda Kabupaten Sragen juga dihadiri oleh seluruh pengurus Dekopin se-Surakarta. (N.Hart)


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+