Sun, 21 September 2014
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • September, 2014
  • Agustus, 2014
  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014
  • Januari, 2014
  • Desember, 2013
  • November, 2013
  • Oktober, 2013

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     


    Berita Nasional


    [ 19/09/2014, 14:13 WIB ]
    MATRA GELONTORKAN LAGI BANTUAN REHAB RTLH

           SRAGEN
    - Pemkab Sragen melalui program Mitra Kesejahteraan Rakyat (MATRA), Kamis
    (18/9) gelontorkan bantuan rehab untuk 19 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik
    warga miskin masing-masing Rp. 5 Juta. RTLH yang tersebar di 9 wilayah
    kecamatan itu kondisinya sudah reyot dan memprihatinkan. Dindingnya banyak
    berlubang dan beberapa bagian rumah terlihat lapuk, sehingga amat membahayakan. 

           RTLH
    milik Purwanto (75), warga Dukuh Ngasem RT. 15 Desa Kedawung, Kecamatan
    Mondokan misalnya, atap dapurnya bahkan runtuh. Beruntung tidak menimpa
    penghuninya. Padahal, isterinya, Karni (74), saat ini menderita penyakit
    gondok. 
           “Bantuan
    Matra akan segera kami pergunakan untuk memperbaiki rumah Purwanto, karena kondisinya
    amat memprihatinkan”, jelas Camat Mondokan, Dwi Sigit Kartanto kepada Matra. 
           Berdasarkan
    data di sekretariat MATRA, sejak dibentuk 10 bulan lalu, MATRA telah
    menyalurkan bantuan dana untuk membantu rehab 163 Rumah Tidak Layak Huni
    (RTLH). Dari jumlah tersebut, empat rumah terlanjur roboh lantaran kondisinya lapuk
    dan tiga rumah karena terbakar. 
           Dana MATRA berasal dari sumbangan sukarela para
    pejabat dan PNS Pemkab Sragen serta pihak lain,  sebagi bentuk kepedulian dan dukungan terhadap
    program pengentasan kemiskinan, terutama perbaikan RTLH yang jumlahnya sekitar
    60 ribu. 
           Setiap
    saat Tim Matra selalu siaga dan bergerak cepat. Setelah menerima laporan dari
    Kepala Desa atau Camat, Tim MATRA bersama personil Unit Palayanan Terpadu
    Penangulangan Kemiskinan (UPTPK) Sragen segera melakukan survey ke lokasi untuk
    memastikan RTLH yang akan mendapatkan bantuan. 
           Sasaran yang menjadi prioritas
    adalah warga miskin berusia tua atau tidak produktif dengan kondisi rumah yang
    sangat memprihatinkan. Atau rumah milik warga miskin yang mendadak roboh atau
    terbakar.

    Dari
    survey yang dilakukan, Tim Matra kerap menemukan rumah yang kondisinya mengalami
    kerusakan parah. Sementara penghuninya sudah tua-renta, tanpa sanak saudara. Mereka
    diprioritaskan untuk diselamatkan. (Suparto
    – MATRA Sragen
    [ MATRA ]


    [ 19/09/2014, 11:12 WIB ]
    BUPATI BUKA PEMBUKAAN TURNAMEN FUTSAL DI GOR

    SRAGEN - Bupati Sragen Agus Fatcurrahman SH,MH membuka pembukaan turnamen futsal di Gedung Olah Raga (GOR) Diponegoro kabupaten Sragen (Jumat, 19/9). Pembukaan turnamen tersebut dihadiri oleh sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Desa (SKPD) kabupaten Sragen dan diikuti oleh atlet futsal dan pemain futsal di kabupaten Sragen.  


    [ Humas ]


    [ 19/09/2014, 09:36 WIB ]
    JEMBATAN NDUREN KEC. GESI BAKAL DIPERBAIKI

    SRAGEN – Jembatan nDuren yang terletak di Desa Pilangsari Kec. Gesi pada tahun depan bakal diperbaiki. Hal tersebut di sampaikan oleh Bupati Sragen Agus Fatchurrahman, SH, MH kepada warga Desa Pilangsari saat mengadakan kunjungan kerja dalam rangkaian acara Srawung Warga di Kec. Gesi, Kamis sore ( 18/9/2014).

    Untuk memperbaiki jembatan nDuren tersebut menurut Bupati membutuhkan dana sebesar Rp. 915 juta. Dana ini rencannya akan dianggarakan pada APBD TA 2015.


    [ Humas ]


    [ 19/09/2014, 08:48 WIB ]
    DANA BANTUAN UNTUK DESA TAHUN DEPAN NAIK LAGI

    SRAGEN – Tahun 2015 mendatang, dana Program Percepatan Infrastruktur Desa (PPID) kabupaten Sragen direncanakan naik menjadi Rp. 200 juta per desa dari Rp. 150 juta tahun ini. Hal tersebut diungkapkan Bupati Sragen Agus Fatcuhurahman, SH, MH dalam acara Sosialisasi PPID dan BPJS Kabupaten Sragen, Kamis (18/9) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen . Acara diikuti oleh camat dan Kepala Desa seluruh Kabupaten Sragen serta Kepala Satker terkait.
    [ Humas ]


    [ 18/09/2014, 12:21 WIB ]
    BUPATI BUKA PEMBINAAN KETAHANAN KELUARGA

         SRAGEN - Bupati Sragen Agus Fatcurrahman SH,MH membuka pembinaan ketahanan keluarga bagi PPKBD, BKB, BKR, BKL, dan UPPKS desa di Ruang Sukowati Sekretariat Daerah kabupaten Sragen (Kamis, 18/9). Acara pembinaan tersebut diikuti oleh petugas PPPKBD (Peembantu  Pembina KB Desa), BKB (Bina Keluarga Balita), BKR (Bina Keluarga Remaja) , BKL (Bina Keluarga Lansia) se-kabupaten Sragen.

    [ humas ]


    [ 18/09/2014, 09:02 WIB ]
    WAKIL BUPATI SRAGEN BUKA SOSIALISAI PENDIDIKAN INKLUSIF

    SRAGEN – Pemberian akses seluas-luasnya kepada semua anak dalam memperoleh pendidikan yang bermutu dan pemberian layanan yang sesuai dengan kebutuhan anak merupakan hak setiap warga negara yang telah diatur dalam UUD 1945. Sehingga tidak ada satu anakpun yang ketinggalan untuk mendapatkan pendidikan dikarenakan orangtuanya malu untuk menyekolahkan anaknya yang berkebutuhan khusus. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sragen H. Daryanto, SH saat membuka Sosialisai Pendidikan Inklusif di ruang Sukowati, Rabu (17/9/2014). 

    Pendidikan inklusif saat ini telah menjadi perhatian baik oleh pemerintah maupun dunia. Istilah pendidikan inklusif atau inklusi, mulai mengemuka sejak tahun 1990, ketika konferensi dunia tentang pendidikan untuk semua, yang diteruskan dengan pernyataan salamanca tentang pendidikan inklusif pada tahun 1994. Pendidikan Inklusif adalah sistem layanan pendidikan yang mensyaratkan anak berkebutuhan khusus belajar di sekolah-sekolah terdekat di kelas biasa bersama teman-teman seusianya 
    [ Humas ]


    [ 17/09/2014, 18:52 WIB ]
    SEKDA BUKA SOSIALISAI POSDAYA

    SRAGEN – Sekretaris Daerah Kab. Sragen, Drs. Tatag Prabawanto, B. MM membuka Sosialisasi/Pelatihan Kader Penggerak / Motivator Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) PWRI Kabupaten Sragen. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Korpri Sragen, Rabu (17/9) pagi tadi diikuti oleh 140 pengurus PWRI perwakilan dari 20 kecamatan se-kabupaten Sragen.

    Dalam laporannya, Ketua pengurus Cabang PWRI Sragen selaku ketua penyelenggara, Priyanto, SH mengatakan tujuan sosialisasi yakni untuk menambah pengetahuan tentang Posdaya kepada anggota PWRI sehingga mampu turut serta memberdayakan masyarakat dalam program pengentasan kemiskinan di lingkungannya khususnya di tingkat desa/kelurahan.


    [ Humas ]


    [ 17/09/2014, 18:14 WIB ]
    SRAGEN PERINGATI HARI AKSARA, HAORNAS DAN HARBUBNAS 2014

    SRAGEN – Wakil Bupati (Wabup) Sragen H. Daryanto, SH bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam acara Peringatan Hari Aksara Internasional ke 49, Hari Olah Raga Nasional (HAORNAS) ke-31 dan Hari Perhubungan Nasional (HARBUBNAS) tahun 2014, bertempat di halaman Kantor Bupati Sragen (17/9/2014).

    Upacara dihadiri oleh Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Sragen, Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen Drs. Tatag Prabawanto B. MM, Staf Ahli Bupati Sragen dan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan pemkab Sragen serta ratusan PNS perwakilan dari setiap satker pemkab Sragen.


    [ Humas ]


    [ 17/09/2014, 15:43 WIB ]
    PERSIAPAN EMPAT MUSEUM KLASTER SANGIRAN JELANG DIRESMIKAN

           SRAGEN – Menjelang diresmikan awal Oktober nanti, empat klaster Sangiran yakni Museum Klaster Dayu, Ngebung, Bukuran dan Manyarejo telah rampung pembangunannya. Seperti dijelaskan oleh Kepala Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, Sukronedi,S.Si,MA saat peninjauan ke klaster-klaster tersebut tadi pagi (Rabu, 17/9), menjelang peresmian museum Klaster Sangiran  saat ini penggrapannya sudah memasuki tahap final. “Ke-empat museum proses penggarapan fisik sudah selesai 100 %, sedangkan display dalam tahap penyempurnaan,“ jelasnya.    

           Empat klaster Baru di situs Sangiran tersebut memiliki karakter tema yang berbeda. Seperti Museum Klaster Dayu yaitu museum yang menyimpan koleksi-koleksi peralatan manusia purba paling tua berumur 1,2 juta tahun yang lalu.

    [ Humas ]


    [ 16/09/2014, 11:27 WIB ]
    AGUSTUS-SEPTEMBER 2014 SRAGEN PANEN PENGHARGAAN

    SRAGEN – Berbagai penghargaan berhasil diraih Kabupaten Sragen dari Pemerintah Pusat pada bulan Agustus-September ini. Diantaranya Penghargaan Bidang Lalu Lintas dan Transportasi yakni Wahana Tata Nugraha (WTN), Penghargaan Bidang Koperasi, Penghargaan  Perpustakaan Positive Deviance dari Coca Cola Foundation.Ditambah lagi penghargaan yang diterima oleh Badan Amil Zakat (BAZ) Kab. Sragen sebagai Terbaik Nasional dengan Kinerja Memuaskan. Dan tak ketinggalan pula berbagai penghargaan yang diterima oleh Kwarcab Pramuka Sragen.

    [ Humas ]


    [ 16/09/2014, 10:49 WIB ]
    EMPAT PERPUSTAKAAN BAKAL DIBANGUN

    SRAGEN - Dengan membaca, selain menambah ilmu dan pengetahuan juga membentuk karakter seseorang.  Masyarakat harus sehat, pintar dan berkarakter. Demikian pernyataan yang diungkapkan Bupati  Sragen, Agus Fatcurrahman SH,MH terkait akan dibangunnya perpustakaan di empat lokasi di kabupaten Sragen. 

    Dijelaskan oleh Bupati bahwa dengan memiliki perpustakaan yang representetif akan membuat masyarakat rajin datang, betah dan senang membaca.  Empat Perpustakaan yang akan dibangun tersebut rencananya juga akan dilengkapi dengan pendingin ruangan, supaya pengunjung nyaman dalam membaca.

    [ Humas ]


    [ 16/09/2014, 09:21 WIB ]
    SETIAP DESA BAKAL DAPAT BANTUAN DANA PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR

    SRAGEN – Setiap desa di Kabupaten Sragen yang berjumlah 196 desa bakal mendapatkan bantuan dana percepatan pembangunan desa dari Pemerintah Kabupaten Sragen. Dana dimaksud bertujuan untuk mempercepat pembangunan jalan-jalan yang menjadi kewenangan desa. Melalui program Percepatan Pembangunan Infrastruktur Desa (PPID) setiap desa akan mendapatkan dana sebesar Rp. 150 juta.

    Kepala Bagian Pemerintah dan Pertanahan Setda Sragen, Bambang Widyatmoko, S.Sos menjelaskan sebanyak 196 desa saat ini akan mendapat guliran bantuan keuangan dari pemkab Sragen dengan total anggaran senilai Rp. 29,4 Milyar.


    [ Humas ]


    [ 15/09/2014, 11:56 WIB ]
    Pejabat Eselon IV Harus Bisa Berperan Seperti Anak Gawang

           SRAGEN - Dalam pertandingan sepak bola, kehadiran anak gawang memiliki peran yang sangat penting meski keberadaannya sering luput dari perhatian orang. Merekalah  yang tahu  kemana bola itu akan keluar dan segera mengembalikan  bola ke tempat semula. Peran anak gawang ini ibarat peran pejabat eselon IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen.

           Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Drs. Tatag Prabawnto B, MM saat membuka Diklat Outbound Bagi Pejabat Eselon IV Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Sragen Tahun 2014, di Badan Diklat Kab.Sragen, Senin ( 15/9).
    [ Humas ]


    [ 15/09/2014, 11:25 WIB ]
    Antisipasi Kelangkaan, LPG untuk Pompa Air Irigasi Dilarang

           SRAGEN –  Untuk mengatasi kekurangan stock LPG 3 kg di masyarakat, Dinas Perdagangan Kab. Sragen telah melakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan beberapa pihak yang terkait. Diantaranya  PT Pertamina (Persero) S.E Regional V Jawa Tengah, Hiswana Migas Surakarta, Dinas Pertanian Kab. Sragen dan seluruh agen LPG di Sragen.

           Dijelaskan oleh Drs.Nonok Sudjiono, MM Kepala Dinas Perdagangan Kab. Sragen, rakor yang dilaksanakan di Kantor Dinas Perdagangan Kab. Sragen tanggal 9 September 2014 tersebut telah menghasilkan kesepakatan. Diantaranya, melarang penggunaan LPG 3 kg sebagai sumber energi pompa irigasi yang telah dimodivikasi, pembelian LPG 3 kg pada tingkat pangkalan resmi maksimal 2 tabung per orang.

    [ Humas ]


    [ 15/09/2014, 10:59 WIB ]
    Berkunjung Sejenak ke Peternak Bebek di Dukuh Nusupan

            SRAGEN - Desa Celep Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen lebih tepatnya di dukuh Nusupan Wetan boleh dibilang desa peternak bebek karena sebagian besar warganya memilih beternak bebek. Maka tak heran kalau kampung yang dihuni 23 kepala keluarga tersebut  dikenal dengan sebutan “Kampung Ternak Bebek”.  Penghasilan beternak bebek juga sangat menjanjikan, setiap KK dapat mencapai jutaan rupiah perbulan. Itu pun hanya dari menjual telurnya saja.

           Salah satu peternak  bebek di desa Nusupan, Agus  mengatakan bahwa bisnis budidaya bebek kini menjadi pilihan ketimbang memelihara unggas lain. Selain keuntungannya menggiurkan , bebek termasuk unggas yang tahan dari serangan penyakit seperti flu burung. “Bisnis budidaya bebek memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Apalagi jika budidaya dilakukan secara intensif dalam arti tidak dilakukan sebagai kegiatan sambilan” jelas Agus. 

           Dijelaskan Agus bahwa  permintaan pasar tidak hanya telur bebek, tetapi juga bebek potong semakin meningkat. Daging bebek memiliki kekenyalan dan aroma yang khas.  Sekarang di mana-mana sedang merebak restoran dan warung makan yang menawarkan sajian bebek dengan aneka pilihan menu. “Meskipun harga bebek goreng di resto-resto lebih tinggi dari ayam namun tetap digemari oleh pecinta kuliner. Itu membuktikan bahwa ternak bebek menjanjikan sekaligus meraup laba yang besar” tambahnya.

           Umumnya peternakan bebek ditujukan untuk bebek petelur. Namun peluang bebek pedaging juga bisa diambil dari bebek jantan atau bebek betina yang sudah habis masa produksinya, biasanya yang sudah berumur diatas 1 tahun. Selain itu pebisnis juga bisa mengambil bagian pembibitan ternak bebek sebagai fokus usaha. “Sebelum seorang peternak memulai usahanya harus menyiapkan diri dengan pemahaman tentang perkandangan, bibit unggul, pakan ternak, pengelolaan dan pemasaran hasil” jelasnya.  

           Para peternak bebek yang tergabung dalam kelompok ternak bebek “ Rejeki Agung” pernah masuk nominator lomba kelompok tani ternak itik tingkat nasional tahun 2011. Waktu itu, Kelompok ternak yang terletak di dukuh Nusupan RT 15 Desa Celep Kecamatan Kedawung ini mampu berprestasi dengan mengalahkan lima kabupaten di tingkat Jawa Tengah. 
           
           Kesuksesan tersebut tidak lepas dari support Dinas Peternakan dan Perikanan kabupaten Sragen yang mendampingi, meningkatkan dan membesarkan kelompok ternak guna meningkatkan pendapatan masyarakat. Kelompok Ternak Itik Rejeki  Agung mempunyai  kelebihan dibandingkan dengan lainnya. Yakni mempunyai produktivitas lebih dari 80 persen baik dari segi pemasaran hasil panen yang bagus ataupun pemanfaatan hasil panen. Telur yang dihasilkan selain dijual langsung ada juga yang diolah menjadi telur asin dan kue bolu. Hal ini bisa menjadi pendapatan tambahan bagi anggota kelompok.  
           
           Selain itu juga dikembangkan teknik Mina Itik (menggabungkan produksi Itik dan lele). Ditambah lagi jaringan pemasaran yang cukup luas hingga ke Jawa Timur mampu menambah kesuksesan kelompok ternak ini untuk mensejahterakan anggotanya. (Dyh - Humas)
          
    [ Humas ]


    [ 14/09/2014, 11:00 WIB ]
    KIRAB BERBAGAI PENGHARGAAN MERIAHKAN CFD SPESIAL

    SRAGEN – Seperti biasanya setiap hari Mingggu pagi, jalan raya Sukowati di depan Kantor Bupati Sragen selalu dipadati oleh ribuan masyarakat kabupaten Sragen yang menikmati Car Free Day (CFD).  Namun, Minggu kali ini (14/9) CFD lebih spesial,  karena dimeriahkan dengan kirab berbagai Perhargaan yang diterima Kabupaten Sragen pada Bulan September 2014 ini dari Pemerintah Pusat.

    Kirab di mulai dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Sragen, dikawal dengan Marching Band Taruna Perhubungan dari Tegal. Setelah iring-iringan kirab sampai di depan podium tamu undangan, berbagai piala dan piagam penghargaan di serahkan ke Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman, SH, MH.


    [ Humas ]


    [ 12/09/2014, 10:48 WIB ]
    Kirab Piala Penghargaan dan Atraksi Menarik akan warnai CFD

     SRAGEN - Menyambut keberhasilan Kabupaten Sragen  meraih penghargaan  Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2014, Pemkab Sragen akan menggelar  kirab Piala Wahana Tata Nugraha tahun 2014 pada acara Car Free Day (CFD)  Special , Minggu ( 14/9/2014)  mulai pukul 05.30 s/d selesai.  

    Untuk memeriahkannya, berbagai atraksi menarik akan ditampilkan  diantaranya, Marching Band Taruna Perhubungan dari Tegal, Drum Band SDN 4 Sragen dan TK Aisyiyah Gemolong, Reog Ponorogo SD Sambungmacan, Band Pelajar SMA I Sragen, Senam Massal Pramuka dan Aksi Keselamatan, Free Style Sepeda motor SBR, Komunitas Sepeda Tua, Pasar Tiban.  Selain itu akan ditampilkan Band Pelajar SMA I Sragen serta pentas pertunjukkan rakyat “Jaran Dor” dari FK.Metra Sragen.



    [ Humas ]


    [ 12/09/2014, 10:36 WIB ]
    TNI, Polisi dan PNS ikuti Apel Karya Bhakti Massal dan Jum’at Bersih

           SRAGEN - Jajaran  personil PNS, TNI dan Polri pada hari Jum’at pagi tadi (12/9/2014) tampak memenuhi Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen. Ribuan orang yang berseragam olah raga tersebut dengan khidmat mengikuti  Apel Karya Bhakti Massal – Jumat Bersih dalam rangka memperingati HUT TNI ke- 69 dan HUT ke- 64 Kodam IV/Diponegoro. Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dihadiri pula oleh Ketua DPRD Sragen, Kapolres Sragen dan Komandam Kodim 0725 Sragen. Bertindak sebagai Pimpinan Apel, Wakil Bupati Sragen H. Daryanto, SH.

    [ Humas ]


    [ 11/09/2014, 13:22 WIB ]
    Pemkab Sragen Serahkan Bantuan APE

           SRAGEN - Bupati Sragen Agus Fatchurrahman, SH, MH menyerahkan  Alat Peraga Edukatif (APE) kepada 124 Lembaga PAUD se-kabupaten Sragen di Pendopo, kompleks rumah dinas Bupati Sragen pagi tadi (Kamis,11/9).  Pengadaan APE tahun 2014 merupakan  penyerahan kali keduanya pemkab Sragen kepada para guru PAUD se-kabupaten Sragen sejak tahun lalu. Hal ini seperti dijelaskan oleh  Drs.Darmawan, Msi Sekretaris Dinas Pendidikan Kab. Sragen,  “Tanda tresno pemkab Sragen ini merupakan kali keduanya sejak tahun 2013 dan pengadaan APE ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah pemerintahan di kabupaten Sragen” ungkap Darmawan.
    [ Humas ]


    [ 11/09/2014, 11:38 WIB ]
    Setelah Pamitan, Calhaj Sragen Berangkat 20 September

           SRAGEN – Setelah kemaren (Rabu, 10 September 2014) Jamaah calon haji (Calhaj) Kabupaten Sragen berpamitan dengan Bupati Sragen di Pendopo Rumah Dinas Bupati, mulai tanggal 20 September ini mereka akan diberangkatkan ke Asrama Haji. Ke 818 Calhaj akan terbagi dalam 4 kelompok terbang (Kloter). Selanjutnya keempat kloter tersebut akan diberangkatkan dari Embarkasi Adi Soemarmo Surakarta.

           Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sragen, melalui Kasi Haji dan Umroh H.Sutopo SH,M.Si menjelaskan 4 kloter tersebut masing-masing kloter 52 dan 53 yang akan berangkat pada 20 September. Sedangkan kloter 54 dan 55 akan berangkat pada 21 September.  


    [ Humas ]


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+