Thu, 29 January 2015
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • Januari, 2015
  • Desember, 2014
  • November, 2014
  • Oktober, 2014
  • September, 2014
  • Agustus, 2014
  • Juli, 2014
  • Juni, 2014
  • Mei, 2014
  • April, 2014
  • Maret, 2014
  • Februari, 2014

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     


    Berita Nasional


    [ 29/01/2015, 12:27 WIB ]

    WISATA SEHAT DI AIR PANAS BAYANAN

    SRAGEN - Ingin menikmati tempat wisata di Sragen yang menyenangkan sekligus menyehatkan ? obyek wisata Pemandian Air Panas Bayanan bisa jadi pilihannya. Selain memiliki daya tarik alam yang masih ASRI juga terdapat sumber air panas yang menyehatkan.

    Air panas yang mengandung belerang tersebut dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit seperti gatal-gatal. Selin itu juga dipercaya bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah, memulihkan kebugaran tubuh, meningkatkan vitalitas tubuh, memelihara kesegaran sendi–sendi dan otot, menghilangkan capek-capek, dan membuat awet muda.

    Pemandian Air Panas Bayanan ini terletak tepat di sebelah tenggara ibukota Kabupaten Sragen yaitu di Dusun Bayanan, Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen.

    [ Humas ]


    [ 29/01/2015, 11:15 WIB ]
    MATRA PEDULI ENTASKAN KEMISKINAN

    SRAGEN – MATRA yang dibentuk November 2013 lalu oleh Pemerintah Kabupaten Sragen adalah wadah yang menampung dan menyalurkan sumbangan sukarela dari para pejabat eselon, Kepala SMA/SMK, SMP Negeri serta PNS dan pihak lainnya di Kabupaten Sragen sebagai bentuk kepedulian untuk mendukung program pengentasan kemiskinan.

    Gagasan yang berasal dari Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman ini muncul ketika melihat kenyataan bahwa di Sragen saat ini masih terdapat 350 ribu rakyat miskin dan 55 ribu rumah tidak layak huni (RTLH). Bisa dibayangkan jika 55 ribu RTLH itu hanya diselesaikan dengan uang APBD hanya seribu rumah tiap tahun, maka akan butuh waktu 60 tahun lebih hanya untuk memperbaiki rumah orang miskin.

    Setelah program ini berjalan, Bupati Sragen berharap para Aghniya (orang-orang kaya) dan umat Islam di Sragen, terutama yang sudah melaksanakan ibadah haji, ikut serta mendukungnya sebagai wujud kesalehan sosial untuk mengatasi problem di tengah masyarakat.


    [ Humas ]


    [ 29/01/2015, 09:20 WIB ]
    Betis Rejo Semakin Menjanjikan Panorama Wisata Alam yang Menarik

    SRAGEN – Ingin menikmati tempat wisata alam nan sejuk di kabupaten Sragen? Desa Wisata Betis Rejo bisa menjadi pilihan yang tepat bagi anda dan keluarga. Sejak ditetapkan menjadi wisata organik oleh Pemkab Sragen tahun 2011, saat ini Desa wisata Betis Rejo semakin mempesona.


    Di kanan kiri jalan yang berkelok-kelok terlihat hamparan sawah yang terletak di lereng perbukitan yang berhawa sejuk. Air sungai yang mengairi persawahan yang terletak di dataran yang cukup tinggi ini belum terkontaminasi dengan pupuk dan obat-obatan kimia. Sehingga label pertanian organik sangat dimungkinkan untuk pertanian tersebut.



    Nama Betis Rejo sendiri diambilkan dari nama 3 desa di dalamnya yakni desa Jambeyan, Jetis dan Sukorejo yang terletak di Kecamatan Sambirejo Sementara itu, pengembangan desa wisata digarap melalui Program Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) yang merupakan program Pemerintah Propinsi Jawa Tengah yang diintegrasikan pada kegiatan Bappeda di 35 kabupaten/kota.


    [ Humas ]


    [ 28/01/2015, 22:55 WIB ]
    GURU BESAR UNPAS BANDUNG APRESIASI MATRA SRAGEN

           SRAGEN – Guru Besar Universitas Pasundan
    (UNPAS) Bandung, Prof. Dr. Bambang Heru P., MS.,  menyatakan,  keberadaan Mitra Kesejahteraan Rakyat (Matra)
    Sragen sangat strategis dalam mendukung
    percepatan penanganan problem kemiskinan.        Pernyataan Bambang Heru tersebut
    disampaikan saat mengunjungi kantor Seketrariat Matra Sragen, Senin (26/1).
    Kedatangan Bambang ke Sragen bersama tiga orang koleganya dari Lembaga
    Penelitian (Lemlit) UNPAS, yakni Dr. Yaya Mulyana A  Aziz, MSi, (Ketua Lemlit), Wawan dan Hendrik.


           Menurut staf
    pengajar  program studi Doktor Ilmu Sosial Fakultas
    Pasca Sarjana UNPAS Bandung ini, Matra yang 
    menghimpun
    sumbangan sukarela dari para pejabat dan PNS di Sragen, dengan cepat bisa
    menyalurkan dana bantuan rehap Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga
    miskin, sehingga bisa mengatasi kendala birokratis yang selama ini dialami Pemerintah
    Daerah dalam penanganan kemiskinan.

     


           Bambang melihat
    beberapa nilai positif tentang Matra. “Salah satu hal yang amat penting adalah
    tumbuhnya sifat gotong royong dan kepedulian sosial yang dicontohkan para PNS
    Sragen ini kemudian diikuti oleh berbagai kelompok lain”, ujarnya.

     


           Makna yang lebih
    mendalam, kata Bambang, Matra telah menjadi wadah untuk mewujudkan nilai-nilai
    kemanusiaan seperti pesan Nabi Muhammad SAW, bahwa manusia yang paling baik
    adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain.

    [ MATRA ]


    [ 28/01/2015, 15:06 WIB ]
    HUBUNGAN TNI POLRI DAN PEMKAB SRAGEN BERJALAN HARMONIS

    SRAGEN – Hubungan TNI,POLRI dan Pemkab Sragen selama ini telah berjalan secara baik dan harmonis. Hal tersebut patut disyukuri dan harus ditingkatkan terus. Demikian disampaikan Bupati Sragen Agus Fatchurrahman SH,MH saat rapat koordinasi TNI/POLRI dalam rangka meningkatkan sinergisitas guna menciptakan sitkamtibnas yang aman dan kondusif di kabupaten Sragen (Rabu, 28/1).

    Ditambahkan Bupati, sebagaimana Gerbang Sukowati yang bermakna berlomba-lomba memberikan kebaikan bagi sesama, Polres juga bisa ikut serta memberikan penyuluhan-penyuluhan dalam membangun Bumi Sukowati. Dengan kerukunan, kebersamaan, dan sinergisitas yang baik, apapun yang terjadi di Sragen bisa dihadapi secara bersama-sama. “Dengan memberikan penyuluhan – penyuluhan, POLRI bisa lebih manunggal dengan rakyat,” jelasnya.

    [ Humas ]


    [ 28/01/2015, 14:17 WIB ]
    MENENGOK SEJENAK PELAYANAN POS KESEHATAN PASAR BUNDER

    SRAGEN – Para pedagang di pasar bunder Sragen sekarang tidak perlu khawatir bila ingin berobat. Di dalam lingkungan Pasar Bunder ada semacam poliklinik yang memang disediakan untuk melayani pengobatan bagi para pedagang di pasar. Sehingga para pedagang tidak perlu pergi jauh-jauh dari tempat usahanya. 

    Petugas poliklinik di pasar Bunder yang juga perawat di puskesmas kecamatan Sragen kota, Harsiyah menjelaskan bahwa pedagang pasar Bunder bisa berobat dengan biaya murah, bahkan sebagain besar gratis karena kebanyakan para pedagang memiliki kartu Saraswati ataupun BPJS. “Sembilan puluh persen pasien yang berobat di klinik ini gratis karena dijamin asuransi kesehatan. Biasanya mereka memiliki kartu jaminan kesehatan Kartu Saraswasti dan BPJS” kata Harsiyah.


    Ditambahkannya, poliklinik di pasar Bunder yang berdiri awal januari 2009 ini merupakan solusi yang dibutuhkan oleh warga pasar Bunder baik pedagang maupun para buruh di pasar tradisional Sragen ini. “ Pedagang paling malas meninggalkan kios, jadi mereka menunda-nunda untuk berobat di puskesmas yang lokasinya jauh. Setiap hari, rata-rata perhari poliklinik kami melayani 10 hingga 14 pedagang yang berobat. Bahkan, masyarakat umum yang sedang berbelanja juga seringkali berobat di poliklinik ini “ jelasnya. 


    [ Humas ]


    [ 28/01/2015, 13:10 WIB ]
    PRESIDEN RI JOKO WIDODO JUMAT BESOK DIKABARKAN AKAN MENGUNJUNGI SRAGEN

    SRAGEN – Presiden RI Joko Widodo dikabarkan akan mengunjungi Kabupaten Sragen Jumat (30/1) besok. Dijelaskan oleh Kepala Badan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Tugiyono, SH, usai kunjungan kerja dari Jawa Timur, Presiden RI Joko Widodo akan singgah di Sragen untuk sholat Jumat di Masjid Al Fallah Sragen.

    Saat Presiden RI melaksanakan sholat Jumat, Ibu Negara Ny. Joko Widodo singgah di rumah kediaman Bupati Sragen di Kuwungsari. Selanjutnya usai Sholat Jumat, Presiden dan rombongan direncanakan akan mengunjungi Kantor Unit Pelayanan Terpadu dan Penanggulangan Kesmiskinan (UPTPK) dan Badan Perijinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kabupaten Sragen yang terletak di komplek Sekretariat Daerah Kab. Sragen.


    [ Humas ]


    [ 28/01/2015, 11:46 WIB ]
    Nomor Induk Kependudukan Wajib Dimiliki oleh Setiap Warga

    SRAGEN – Setiap warga wajib memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). NIK adalah nomor identitas Penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai Penduduk Indonesia.

    Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Sragen Haryatmo Wahyu Lwiyatno menerangkan, NIK tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) ataupun Kartu Keluarga (KK). Bila ada warga yang belum memilikinya sangat disayangkan, karena pencatatan data dan pemberian NIK telah dilaksanakan sejak tahun 2011. Untuk itu Wahyu menghimbau setiap warga mengecek NIK nya yang tercantum di KTP maupun KK.


    [ Humas ]


    [ 27/01/2015, 12:37 WIB ]
    Dharma Wanita Persatuan Selenggarakan Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah

    SRAGEN – Darma Wanita Persatuan Kabupaten Sragen mengadakan sosialisai mengenai demam berdarah, pagi tadi (27/1) bertempat di gedung Korpri Sragen. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memberi pengetahuan bagi anggota Darma Wanita Sragen untuk mengenal lebih jauh mengenai penyakit demam berdarah yang sering timbul kala musim hujan.

    dr. Sri Subekti dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen yang dihadirkan sebagai nara sumber memaparkan seputar demam berdarah dan penyebabnya. Dijelaskannya, Nyamuk oleh masyarakat awam seringkali dipersepsikan sebagai penyebab sakit demam berdarah. Sebenarnya nyamuk yang disebut Aides Aegypti hanyalah sebagai penyalur dari virus yang dinamakan Dangue penyebab penyakit demam berdarah atau DBD. “Virus Dangue yang menyebabkan gejala demam berdarah bervariasi, sehingga dalam kehidupan keseharian kita semua harus meningkatkan prilaku hidup sehat,” ujar Dr.Sri Subekti ketika memberikan sosialisasi keseluruh peserta.


    [ Humas ]


    [ 27/01/2015, 11:48 WIB ]
    SOSIALISAI PERPRES NO.29/2014 DAN PERMEN PAN & REFORMASI BIROKRASI NO.53/2014 DIGELAR DI KAB SRAGEN

    SRAGEN – Dalam rangka mewujudkan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan pemerintah, pagi tadi digelar Sosialisasi Perpres No.29/2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Permen PAN dan Reformasi Birokrasi No.53/2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, bertempat di Ruang Sukowati Setda Sragen (Selasa, 26/1). Acara dibuka secara resmi oleh Assisten III Sekda Dr.Wahyu Widayat, SH, M.Si.

    Ketua Penyelenggara Suwondo, SH.,MH mengatakan tujuan sosialisasi untuk menyatakan persepsi atas implementasi Perpres No.29/2014 dan Permen PAN & Reformasi Birokrasi No.53/2014 sehingga pelaksanaannya perlu pemahaman bersama. Dijelaskannnya, sosialisasi diikuti 73 satuan kerja perangkat daerah (Satker) di lingkungan pemkab Sragen.

    [ Humas ]


    [ 27/01/2015, 11:45 WIB ]
    Sragen Pelopor Padi Organik

    SRAGEN – Terdorong untuk menyediakan komoditas yang sehat bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sragen telah mempelopori produksi pertanian organik. Kluster Pertanian organik di Kabupaten Sragen dapat diihat di desa Sukorejo dan desa Jetis Kecamatan Sambirejo Kab. Sragen.

    Menurut Ir. Sunardi, Msi Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian sesuai dengan data tahun 2013 luas lahan pertanian semi organik dan organik di Sragen saat ini mencapai 14.691 hektare untuk luas tanam dan 13.619,5 hektar luas panen. Produksi yang dihasilkan 90.016,3 ton pertahunnya, dengan produktivitas 66,09 Kwt / Ha. Sementara yang sudah bersertifikasi padi organik sekitar 229,57 hektare.

    [ Humas ]


    [ 26/01/2015, 13:25 WIB ]
    PEMKAB SRAGEN BAKAL PERCANTIK ALUN-ALUN DENGAN AIR MANCUR

    SRAGEN- Pemkab Sragen berencana bakal percantik alun-alun Sasono Langen Putro dengan membangun sebuah taman air mancur cantik di pojok-pojok utara alun-alun. Selain untuk mempercantik kota, pembangunan taman air mancur di area alun-alun yang terletak di pusat kabupaten Sragen juga bertujuan untuk menyenangkan hati rakyat. Demikian disampaikan Bupati SragenAgus Fatchur Rahman SH,MH dalam pengarahan apel pagi di halaman Setda Sragen (Senin, 26/1).

    [ Humas ]


    [ 26/01/2015, 13:04 WIB ]
    BUPATI SRAGEN BANTU KORBAN ANGIN PUTTING BELIUNG DI BANYURIP SAMBUNGMACAN

    SRAGEN – Bupati Sragen Agus Fatchurrahman, SH, MH didampingi Sekretaris Daerah Kab. Sragen Drs. Tatag Prabawanto, B. MM tadi pagi memberikan bantuan kepada para korban angin puting beliung di desa Banyurip Kecamatan Sambungmacan. Pada kesempatan tersebut Bupati Sragen memberikan bantuan uang, bahan makanan, pakaian, selimut dan peralatan dapur.


    [ Humas ]


    [ 26/01/2015, 12:55 WIB ]
    HUJAN ES SERTAI ANGIN PUTING BELIUNG DI BANYURIP

    SRAGEN – Angin kencang yang menerjang di Desa Banyurip Minggu sore (25/1) disertai dengan hujan es sebesar jempol jari tangan. Hal tersebut seperti diceritakan oleh Darmo salah satu warga di Desa Banyurip.


    [ humas ]


    [ 26/01/2015, 12:48 WIB ]
    ANGIN PUTING BELIUNG TERJANG DESA BANYURIP SAMBUNGMACAN

    SRAGEN – Angin puting beliung Minggu sore menerjang desa Banyurip Kecamatan Sambungmacan. Ada tiga rumah roboh akibat angin kencang tersebut. Selain itu masih ada puluhan rumah lainnya yang rusak ringan akibat tertimpa pohon.

    Berdasarkan pengamatan dilapangan, sepanjang jalan banyak pohon-pohon
    besar maupun kecil yang roboh. Tadi pagi petugas dari Badan Lingkungan
    Hidup Kab Sragen terlihat sibuk membenahi pohon-pohon besar yang roboh
    agar tidak menganggu lalu-lintas. Sementara para warga juga terlihat
    membenahi pohon-pohon kecil lainnya yang roboh.
    [ humas ]


    [ 22/01/2015, 12:14 WIB ]
    KURSUS ORIENTASI SINGKAT SAKA PRAMUKA DIGELAR DI KAB SRAGEN

    SRAGEN - Bupati Sragen yg diwakilkan Asisten I Sekretaris Daerah kab Sragen, Drs. Parsono, MM membuka Kursus Orientasi Singkat (KOS) Satuan Karya Pramuka (Saka) dan Gugus Darma Pramuka di Ruang Sukowati Sekretariat Daerah kab Sragen (Kamis, 22/1). Dikatakannya, program kepramukaan mempunyai tujuan membangun generasi muda mendatang yang sehat, pintar dan berkarakter.

    Lebih lanjut Parsono menjelaskan program pramuka wajib didukung baik di
    tingkat kwarcab, ranting maupun desa. Diharapkannya, semua pihak wajib
    membentuk pramuka yang benar-benar pramuka; artinya  tidak hanya.
    memakai atribut lengkap Pramuka. Namun berkepribadian Pramuka; yakni
    beriman , bertakwa, suka menolong, bergotong-royong, peduli terhadap
    orang lain. “Diharapkan semua pihak membina dan mensupport  suatu gudep
    di wilayah masing-masing “ jelasnya.
    [ humas ]


    [ 21/01/2015, 15:26 WIB ]
    MENGACU PADA PERBAIKAN MENAJEMEN, KOPERASI SEDYA RAHAYU DIHARAPKAN TIDAK BERMAIN-MAIN DENGAN POLA PERBANKAN

    SRAGEN  - Sebagai sarana menyediakan pinjaman lunak bagi PNS yang sampai saat ini belum mempunyai wadah, Koperasi Sedya Rahayu didirikan di lingkungan Setda. Sejak tahun 2013, koperasi ini sudah berdiri ,mengacu pada perbaikan manajemen dan bertujuan untuk menjembatani keluhan-keluhan PNS yang membutuhkan bantuan keuangan. Koperasi sebagai lembaga keuangan bukan bank hendaknya  tidak bermain-main dengan pola perbankan. Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah kabupaten Sragen Drs. Tatag Prabawanto B,MM  menanggapi eksistensi koperasi Sedya Rahayu (Rabu, 21/1) di ruang rapatnya. 



    [ humas ]


    [ 21/01/2015, 15:20 WIB ]
    POLRES SRAGEN GELAR BARANG BUKTI CURANMOR

    Polres Sragen menggelar barang bukti hasil pengungkapan kejahatan curanmor. Sebanyak 123 unit sepeda motor dari berbagai merk  terparkir di halaman depan  Mapolres Sragen. Humas Polres Sragen  Aiptu Budi Santoso menjelaskan bahwa  Barang bukti sepeda motor hasil curanmor  tersebut digelar di halaman depan Mapolres Sragen selama tiga hari dari tanggal 20 sampai dengan tanggal 22 Januari 2015 selama jam kerja. 



    [ humas ]


    [ 20/01/2015, 12:52 WIB ]
    PERBAIKAN GERAKAN JARINGAN IRIGASI DICANANGKAN, PRODUKSI TH 2015 DIHARAPKAN MENINGKAT

    SRAGEN- Perbaikan jaringan irigasi diharapkan dapat meningkatkan produksi di tahun 2015 sehingga target produksi padi sebesar 609,298 ton gabah kering giling, jagung 78.116 ton pipil kering dan kedelai 4.173 ton dapat terpenuhi. Demikian sambutan Bupati yang dibacakan oleh Wakil Bupati, H.Daryanto SH dalam pencanangan gerakan perbaikan jairngan irigasi di desa Kedawung kecamatan Kedawung (Selasa, 20/1).

    Disampaikannya, program pemerintah tahun 2015 difokuskan pada kedaulatan pangan melalui tercukupinya kebutuhan beras, jagung, kedelai dan gula secara bertahap akan dipenuhi oleh produksi lokal mulai tahun 2015 dalam mewujudkan swasembada pangan.

    [ Humas ]


    [ 20/01/2015, 12:30 WIB ]
    Harga BBM Turun, Tarif Angkutan Juga Turun

    SRAGEN – Kebijakan pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada 19 Januari 2015 jam 00.00 WIB, akhirnya berdampak pada penurunan tarif angkutan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi menghimbau para pengelola angkutan di Sragen untuk menurunkan tarif menyusul pengumuman pemerintah yang menurunkan tarif BBM.

    Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sragen, Heru Martono,SH menjelaskan tarif angkutan harus kembali turun seperti semula. Dia menambahkan, pihaknya siap mengerahkan petugas untuk memastikan semua pengelola dan sopir angkutan kota menurunkan tarif angkutan mulai Selasa hari ini.

    [ Humas ]


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+