Sat, 6 February 2016
    
 
 
  Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

  • Februari, 2016
  • Januari, 2016
  • Desember, 2015
  • November, 2015
  • Oktober, 2015
  • September, 2015
  • Agustus, 2015
  • Juli, 2015
  • Juni, 2015
  • Mei, 2015
  • April, 2015
  • Maret, 2015

  • TOPIK BERITA

  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Iptek
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Hiburan

  • BERITA DAERAH

  • Sragen
  • Karangmalang
  • Masaran
  • Kedawung
  • Sidoharjo
  • Gondang
  • Sambungmacan
  • Sambirejo
  • Ngrampal
  • Sumberlawang
  • Gemolong
  • Miri
  • Kalijambe
  • Plupuh
  • Tanon
  • Mondokan
  • Tangen
  • Gesi
  • Sukodono
  • Jenar


  • Disponsori oleh :




     


    Berita Nasional


    [ 05/02/2016, 10:10 WIB ]
    PERJUANGAN WAYANG LESUNG DI ERA SENI MODERN

    SRAGEN – Klotekan Lesung , ”Tek, tok, tek, dug, tek, tok, tek, dug, teng, tug, dug” saat ini jarang didengar di era jaman modern saat ini. Kesenian tradisional lesung ini sudah mulai jarang dimainkan lagi, meski di daerah pedesaan sekalipun. Apalagi di daerah perkotaan yang sebagian besar sudah menggunakan alat-alat teknologi modern.

    Lesung merupakan alat untuk menumbuk padi yang digunakan oleh petani-petani di pelosok pedesaan pada jaman dahulu. Pada jamannya, lesung juga digunakan sebagai alat kesenian. Konon, alat musik ini merupakan hiburan para petani ketika selesai menumbuk padi di lesung, mereka kemudian bernyanyi dengan iringan ketukan alu (penumbuk padi) ke lesung kosong. Mereka bernyanyi sambil bercanda.


    [ Humas ]


    [ 04/02/2016, 14:55 WIB ]
    PULUHAN PEMUDA DI KARANGPELEM TERNAK KAMBING ETAWA

    SRAGEN – Puluhan pemuda di desa Karang Pelem, kecamatan Kedawung mengatasi pengangguran di desanya dengan beternak kambing etawa. Saat ini, 300 ekor kambing etawa telah berhasil dikembangbiakkan oleh puluhan pemuda Karangpelem tersebut.

    Bahkan, peternakan kambing etawa di desa ini telah meraih prestasi menjuarai peringkat pertama di tingkat propinsi. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan pemerintah kabupaten Sragen Ir. Agus Purwanto, MM., terkait peternakan kambing etawa di desa Karangpelem (Kamis, 4/2).

    Dijelaskannya, perkembangbiakan kambing etawa saat ini menjuarai peringkat ke 5 di tingkat nasional. “Mewakili propinsi Jawa Tengah, perkembangbiakan kambing etawa di desa Karangpelem maju di tingkat nasional dan meraih juara 5 se-Indonesia” jelasnya.

    Lanjutnya, desa Karangpelem menjadi sentra peternakan khusus kambing etawa di kabupaten Sragen. Beberapa faktor yang membuat desa Karangpelem sebagai desa unggulan antara lain terkait pengolahan susu kambing etawa, keberadaan ternak yang ideal. Selain itu, kekompakan pemuda-pemuda sebagai peternak yang professional, kepedulian terhadap lingkungan merupakan pendukung keberhasilan peternakan di desa ini.

    [ Humas ]


    [ 02/02/2016, 15:31 WIB ]
    TAHUN 2017, KEWENANGAN PENGELOLAAN SMA SMK AKAN DIAMBIL ALIH PROPINSI

    SRAGEN – Mulai tahun 2017, administrasi pengelolaan SMA/SMK rencananya akan diambil alih Pemerintah Provinsi. Hal ini berdasarkan pada Undang-Undang (UU) No 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah pengganti UU No 32/2004, pemerintah kabupaten/kota hanya menangani Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sementara SMA dan SMK, kewenanganya oleh Pemprov.

    Dijelaskan oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Sragen Hadi Sutopo, pengambilan alihan wewenang ini termasuk penggajian guru, pengangkatan kepala sekolah, sarana prasarana, mutasi guru dan lain-lain. Pemindahan kewenangan itu bertujuan untuk memudahkan Pemprov menyeragamkan kebijakan pengelolaan sekolah.


    [ Humas ]


    [ 01/02/2016, 15:34 WIB ]
    TEMPAT TEMPAT WISATA DI SRAGEN YANG MENARIK UNTUK DIKUNJUNGI

    Sragen, kabupaten yang tidak jauh dari Surakarta ini mungkin sering didengar oleh para traveller. Bagaimana tidak, sekitar 30 km dari kota Surakarta ini harus dilewati para traveller yang hendak menuju propinsi Jawa Timur. Selain itu, mereka yang hendak ke kabupaten Grobogan juga bisa melewati kabupaten Sragen karena perbatasan utara memang kabupaten Grobogan.

    Tidak hanya itu, bagi mereka yang akan menuju perbatasan barat kabupaten Sragen yakni ke Boyolali pastinya juga melewati Bumi Sukowati. Ya, Kabupaten Karanganyar perbatasan selatan dari Bumi Sukowati pun mengenal jalan raya di kabupaten Sragen


    [ Humas ]


    [ 01/02/2016, 15:32 WIB ]
    16 ORANG EKS GAFATAR DIPULANGKAN KE RUMAH MASING-MASING

    SRAGEN – Sebanyak 16 orang warga eks Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) dikembalikan ke rumah mereka masing-masing. Sebelumnya mereka menyelesaikan persyaratan adminidtrasi dan menandatangani berita acara serah terima eks anggota Gafatar antara Kepala Kesbangpollinmas Jateng Achmad Rofai dan Sekda Sragen Tatag Prabawanto. Pada hari Sabtu 30 Januari 2016 lalu, ke enam belas orang warga eks Gafatar tersebut dijemput dari embarkasi Haji Donohudan untuk dipulangkan ke rumah mereka masing-masing.

    Setelah dijemput dari embarkasi Haji Donohudan, mereka dibawa menuju ke Kantor Kecamatan Masaran. Kedatangan rombongan disambut Camat Masaran Joko Suratno didampingi Kapolsek Masaran AKP Mujiyono dan Komandan Koramil Masaran Kapten (Inf) Muayat, Kepala Badan Harian Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen Heru Wahyudi dan beberapa pejabat Dinas Sosial Sragen.


    [ Humas ]


    [ 28/01/2016, 15:52 WIB ]
    HADAPI MEA, 500 PELAJAR DIBERI PENYULUHAN HUKUM

    SRAGEN – Sebanyak 500 pelajar dari perwakilan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Sragen, mengikuti penyuluhan hukum di gedung Kartini Sragen, tadi pagi ( 28/1/2016). Acara ini diprakarsasi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.

    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten Sekda I Wangsit Sukono, S.Sos, MM, menyatakan, penyuluhan hukum ini merupakan kontribusi jajaran Kemenkumham dalam mempersiapkan SDM Indonesia agar mengetahui, memahami dan menjadi cerdas hukum pada era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).


    [ Humas ]


    [ 28/01/2016, 15:42 WIB ]
    EDU FAIR 2016 : TUMBUH CERDAS DENGAN LITERASI

    SRAGEN – Yayasan Gemar Membaca bekerja sama dengan Sukowati Creative Walker (SCW) mengadakan Sragen Edu Fair 2016, mulai 27 sampai dengan 30 Januari 2016 bertempat di GOR Diponegoro Sragen. Acara yang berlangsung selama 4 hari ini diikuti oleh anak-anak sekolah dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) / Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

    Dijelaskan oleh Dwi Hartanto, perwakilan SCW, Edu Fair dimeriahkan oleh Festival, pameran dan aneka lomba dengan peserta dari para siswa di Kabupaten Sragen. “Acara ini terbuka bagi seluruh sekolah-sekolah di Kabupaten Sragen, target kami setiap hari akan dikunjungi oleh 1000 siswa sekolah,” jelas Dwi Hartanto.


    [ Humas ]


    [ 27/01/2016, 15:24 WIB ]
    TERMINAL PILANGSARI AKAN DIAMBIL ALIH PEMERINTAH PUSAT

    SRAGEN – Terminal Pilangsari, yang merupakan terminal tipe A akan segera diambil alih oleh pemerintah pusat. Dijelaskan oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Pemkab Sragen, Heru Martono, pengambil alihan pengelolaan terminal Pilangsari bukan hanya wacana saja, namun sudah ketetapan pemerintah pusat.

    Pengambilalihan terminal tersebut diketahuinya dari rapat di Pemprov Jateng beberapa waktu lalu. ”Hasil rapat di pemprov Jateng beberapa waktu lalu, disepakati pengambil alihan terminal tipe A oleh pemerintah pusat sedangkan terminal tipe B akan diambil alih oleh pemprov Jateng,” urainya.

    [ humas ]


    [ 26/01/2016, 15:35 WIB ]
    KPU GELAR RAPAT PLENO TERBUKA PENETAPAN PASANGAN BUPATI & WABUP SRAGEN PERIODE 2016-2021

    SRAGEN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen menggelar rapat pleno terbuka  penetapan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sragen terpilih dalam Pilkada 2015 di KPU Kabupaten Sragen (Selasa, 26/11).  Pada acara tadi, KPU mengundang seluruh Forum Pimpinan Daerah, Pengawas Pemilihan Umum,  Pimpinan Daerah Kabupaten Sragen termasuk Pimpinan Partai Politik serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, pasangan calon Bupati dan Wabup, serta para tamu undangan lainnya.

    Ketua KPU Kabupaten Sragen Ngatmin Abbas mengatakan bahwa KPU Kab Sragen menetapkan untuk segera menggelar rapat pleno terkait penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih sesuai jadwal semenjak penetapan hasil rekapitulasi.  Selain itu, dijelaskan perolehan suara terbanyak dari pasangan calon Bupati dan Wabup terpilih  Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Dedy Endriyatno yakni 221.366 suara atau 40,67 % dari 100 % suara sah kabupaten Sragen.


    [ Humas ]


    [ 21/01/2016, 15:22 WIB ]
    PEDULI LINGKUNGAN, HANTARKAN SMK KEDAWUNG MAJU LOMBA TINGKAT ASEAN

    SRAGEN – Akhir tahun lalu telah diberitakan jika 4 sekolah di Kabupaten Sragen meraih penghargaan Adiwiyata dari Pemerintah Pusat. Adiwiyata merupakan salah satu penghargaan lingkungan hidup yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia. Penerimanya adalah sekolah-sekolah di Indonesia yang dinilai berbudaya lingkungan.

    Saat dihubungi tadi pagi, Koordinator Divisi Adiwiyata Sekolah SMK Negeri Kedawung Kabupaten Sragen, Fahmi Koiruman , ST., M.T. menjelaskan beberapa kiat sehingga SMK Negeri Kedawung bisa meraih penghargaan Adiwiyata. Yang paling penting menurutnya adalah komitmen untuk peduli pada lingkungan. Baik komitmen dari pihak sekolah, para siswa maupun dari masyarakat sekitar untuk peduli dan menjaga kelestarian lingkungan.
    [ Humas ]


    [ 21/01/2016, 14:41 WIB ]
    PEDULI BAGI UFAIRAH MASIH DIBUKA

    SRAGEN – Simpati dan kepedulian untuk kesembuhan Ufairah Mumtazah, bayi berusia 4 bulan asal Dusun Drugan, Trobayan, Kalijambe, Sragen, yang mengidap penyakit langka atresia bilier terus mengalir.

    Pemerintah Kabupaten Sragen melalui Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen No. 441.14/ 086/ 13/ 2016 telah mengajak seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Sragen untuk ikut simpati dan peduli dengan menyumbangkan dana secara iklash bagi Ufairah.
    [ Humas ]


    [ 20/01/2016, 14:37 WIB ]
    BERANI AMBIL RISIKO DAN KERJA KERAS, MODAL UNTUK BERTAHAN DI GLOBAL BISNIS

    KALIJAMBE – Adanya perdagangan bebas di pasar bisnis mau tidak mau membuat para pedagang untuk lebih ulet dan inovatif. Bagaimana tidak, menjamurnya produk China di Indonesia membuat pengusaha kecil sampai menengah harus bersaing dalam mempertahankan produknya sendiri.

    Namun lain halnya dengan Moh. Toyib (38), pengusaha konveksi asal Kalijambe yang tergolong kategori menengah ke bawah ini merasa tidak terpengaruh dampak implementasi adanya perdagangan bebas MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

    [ humas ]


    [ 18/01/2016, 13:43 WIB ]
    JAJANAN KHAS SRAGEN, MBAH RAJAK, RASANYA ENAK DAN KHAS DILIDAH

    SRAGEN – Sragen, selain kaya akan prestasi ternyata juga kaya akan makanan tradisional. Salah satunya adalah makanan khas yang diproduksi oleh Mbah Sumo Diharjo yang lebih akrab dipanggil Mbah Rajak. Sudah 40 tahun mbah Rajak berjualan aneka macam makanan tradisional, antara lain: Jenang, trasikan, wajik, jadah, dan aneka lauk pauk.

    Karena banyaknya pembeli, selain berjualan di pasar Bunder, mbah Rajak juga melayani pembeli yang langsung datang dirumah. Banyak sekali pembeli yang sudah menjadi langganannya karena itu setiap hari warung mbah Rajak di pasar tidak pernah sepi oleh pembeli. Mulai pagi sampai sore makanannya selalu diserbu pembeli dan jarang sekali makanan tersebut sampai sisa. Bahkan tidak jarang pembeli yang datang berasal dari luar daerah dan menjadikan makanan khas Sragen buatan mbah Rajak ini sebagai oleh-oleh.


    [ Humas ]


    [ 15/01/2016, 10:57 WIB ]
    SEKDA KELUARKAN SURAT PEDULI UFAIRAH

    SRAGEN – Sekretaris Daerah kabupaten Sragen Drs. Tatag Prabawanto B,MM mengeluarkan Surat No. 441.14/ 086/ 13/ 2016 yang mengajak Pegawai Negeri Sipil (PNS) Sekretariat Daerah (Setda) kabupaten Sragen untuk ikut membantu dengan iklash menyumbangkan dana bagi Ufairah. Ufairah, bayi berusia empat bulan yang membutuhkan biaya operasi transplantasi hati.

    Dijelaskan Tatag, Ufairah mengidap penyakit langka Atresia bilier/tidak memiliki saluran empedu. Anak pertama pasangan Ihsan Arifudin (30) dan Dyah Fajar Indriyani (27) ini membutuhkan biaya sekitar 1,1 miliar untuk operasinya.


    [ Humas ]


    [ 14/01/2016, 14:11 WIB ]
    DINKES WASPADAI PENYAKIT PADA MUSIM PENGHUJAN

    SRAGEN – Datangnya musim penghujan seperti saat ini masyarakat perlu mewaspadai penyakit yang sering muncul, terutama penyakit demam berdarah. Penyakit ini bisa mewabah ketika pergantian musim, dari musim penghujan ke musim kemarau atau sebaliknya. Gejala penyakit DBD sampai sekarang memang tidak terduga. Namun secara umum, penyakit ini memiliki ciri seperti panas tinggi, pusing, bahkan muntah darah.

    Kasi Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab.Sragen Sumiyati, SKM, MM mengatakan, saat musim penghujan sekarang ini, demam berdarah sanggat rentan terjangkit ke manusia. Menjaga lingkungan untuk tetap bersih, adalah salah satu cara untuk mencegah penyakit tersebut.


    [ Humas ]


    [ 13/01/2016, 14:34 WIB ]
    EDU FAIR 2016 AKAN DISELENGGARAKAN DI KABUPATEN SRAGEN

    SRAGEN – Pemkab Sragen bekerja sama dengan Yayasan Gemar Membaca dan SCW (Sukowati Creative Workers) sebagai perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, akan mengadakan Sragen Edu Fair 2016 di GOR (Gedung Olah Raga ) Diponegoro kabupaten Sragen. Rencananya akan berlangsung selama tiga atau empat hari pada akhir Januari 2016.

    Rencana pelaksanaan Edu Fair tersebut tadi pagi dirapatkan di ruang Asisten III Sekda Sragen. Rapat yang dipimpin oleh Asisten III Sekda Sragen, DR. Wahyu Widayat SH, MH diikuti oleh perwakilan SCW dan beberapa satker yang trekait.

    [ humas ]


    [ 12/01/2016, 14:25 WIB ]
    BPBD SRAGEN SIAGA 24 JAM

    SRAGEN – Memasuki musim penghujan, di kabupaten Sragen memiliki beberapa wilayah yang masuk lokasi rawan bencana yang berupa banjir, tanah longsor, serta puting beliung. Adapun wilayah yang rawan banjir meliputi kecamatan Masaran, Sidoharjo, Tanon, serta wilayah lain yang berada di sepanjang aliran bengawan Solo. Sedangkan untuk lokasi rawan longsor meliputi kecamatan Sambirejo dan Sumberlawang, untuk puting beliung diwaspadai di seluruh wilayah Sragen.


    [ Humas ]


    [ 12/01/2016, 09:51 WIB ]
    JELANG IMLEK PETANI BUAH NAGA MULAI PANEN

    SRAGEN – Menjelang Imlek, Petani Buah Naga mulai panen. Salah satu petani buah naga Mahardika dalam satu minggu bisa panen hingga 2,5 ton. Dalam satu kilonya ia jual dengan harga Rp. 6.000 sampai Rp.8.000 ke salah satu toko di Solo.

    Dijelaskanya, Kebun buah naga miliknya yang terletak di Desa Jenggrik Kecamatan Kedawung pada musim hujan tahun ini sejak awal Januari mulai bisa dipanen. Mendekati Imlek hasil panennya semakin besar. “Pada musim hujan ini, kebun kami bisa dipanen setiap minggunya hinga bulan Mei nanti,” jelas Dika panggilan akrab sehari hari.


    [ Humas ]


    [ 11/01/2016, 15:41 WIB ]
    MASYARAKAT DIHIMBAU UNTUK WASPADAI ANGIN RIBUT DAN TANAH LONGSOR

    Sragen – Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memprediksi, hujan lebat bakal turun di kabupaten Sragen pada bulan-bulan Januari – Februari ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Kesbangpolinmas Kab. Sragen Giyadi.

    Untuk itu Giyadi menghimbau kepada masyarakat, memasuki pada musim hujan dengan cuaca ekstrim ini mewaspadai ancaman hujan deras yang disertai dengan angin kencang.

    Selain itu masyarakat diharap untuk hati-hati melintas di jalan saat turun hujan deras yang disertai dengan angin kencang. Karena, angin kencang saat hujan deras bisa memungkinkan terjadinya pohon tumbang.


    [ Humas ]


    [ 11/01/2016, 14:43 WIB ]
    TAHUN INI, PEMKAB SRAGEN DIBERI 2.700 BIDANG PRONA

    SRAGEN – Tahun ini, kabupaten Sragen diberi alokasi 2700 bidang Program Operasi Nasional Agraria (Prona). Jumlah tersebut meningkat 100 bidang dibanding tahun lalu yang hanya memperoleh 2.600 bidang untuk masyarakat di 29 desa. Demikian dijelaskan Kepala Kantor Pertanahan Sragen, Sutanta terkait kenaikan peminta Prona dari tahun ke tahun (Senin, 11/1).

    Dikatakannya, Peminat Prona dari tahun ke tahun memang selalu jauh melebihi alokasi yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat. “Tahun ini sebenarnya kami mengajukan Prona untuk 7.500 bidang, tapi ternyata hanya disetujui 2.700 dan alokasinya memang dari pusat” katanya.


    [ Humas ]


     

     
     
     

    Powered by Team PDE Sragen © 2003, untuk sragenkab.go.id
    Situs ini akan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 x 768 dan dengan Browser IE 5+