Image Not Available

SATE KELINCI PAK PENG LEMAH ABANG, SAMBUNGMACAN


admin | 12 Maret 2019 | 1032

Terletak tepat di sebelah timur “tugu gedhe” ( gapura ) Lemah Abang Sambungmacan, lapak Sate kelinci “Pak Peng” terlihat jelas. Ada dua patung kelinci besar menyapa para pelanggan yang hendak menikmati lezatnya menu berbahan dasar daging kelinci di sana.

Suasana pinggiran jalan dan kesibukan pasar, menjadi teman penikmat menu sate, tingkleng, dan rica kelinci di warung makan ini. Sederhana, merakyat, dan sangat khas keakrabannya. Pelanggan warung sate ini berasal dari berbagai kota. Ketika melintas di Bumi Sukowati, kuliner yang satu ini menjadi pilihan pengganjal perut yang lapar. Adalah Pak Peng ( 45 ) yang berada di balik lezatnya menu kelinci di warung ini. Lelaki bernama asli Ratno ini mengisahkan, awalnya di tahun2002 ide berdagang sate kelinci ini bermula dari coba-coba. Ia sengaja mempelajari resep pembuatan masakan kelinci. “ Orang mengenal sate kelinci yang khas dari daerah Tawangmangu, “ kata Pak Peng sambil menyusun irisan daging kelinci di tusuknya. Bedanya dengan sate kelinci daerah itu, kata Pak Peng, sate kelincinya menggunakan bumbu kecap dengan irisan bawang merah dan cabai rawit, seperti pada sate kambing. Sedangkan sate kelinci Tawangmangu, menggunakan bumbu kacang.

Lainnya

Top