Image Not Available

PEMUDA INSPIRATIF : DENGAN MODAL 40 RIBU HERAWATI MENJADI JUTAWAN


admin | 15 Nopember 2019 | 38

SRAGEN – Siapa yang tidak suka dengan kripik? Makanan ringan yang biasanya kita temui ditoples meja tamu ini kerap kita konsumsi sebagai cemilan khas masyarakat Indonesia. Mulai dari kripik singkong, kripik tempe, kripik pare, hingga kripik talas merupakan cemilan popular tanah air.

Salah satu kripik yang saat ini menjadi camilan favorit adalah kripik talas. Keripik talas adalah makanan yang terbuat dari talas yang dikupas, diiris tipis kemudian digoreng ini, biasanya tersedia berbagai macam rasa, yaitu rasa original, asin, balado dan lain-lain.

Herawati Utami Dewi (40) yang beralamat di Sendang Mulyo Rt 26, Bendungan, Kedawung, Sragen memilih kripik talas sebagai ladang usahanya. Sebagai usahanya, karena usaha kelontongnya bangkrut maka beliau memutuskan untuk merintis bisnis sejak oktober 2010 dengan modal 40 ribu, kini Ibu Herawati bisa meraup keuntungan 25-30 juta perbulan. “Dulu punya toko kelontong tapi karena modalnya habis diutang oleh tetangga-tetangganya, akhirnya saya menggunakan alat seadanya dengan modal empat puluh ribu rupiah saya bikin kripik talas, allhamdulillah bisa berkembang seperti sekarang.”, jelasnya.

RH Kripik, nama usaha Ibu Herawati yang diambil dari nama anaknya, yaitu Ridho dan Habibi ini beda dengan kripik-kripik lain diluar sana, karena RH Kripik hanya memilih bahan-bahan berkualitas untuk bahan dasar kripiknya. Bukan hanya kripik talas, RH Kripik juga memproduksi kripik singkong, kripik pare, kripik sukun dan kripik tempe.

Ibu Herawati sangat bersyukur kepada Pemerintah Kabupaten Sragen, yang telah mendukung bisnis kripiknya, hal itu ditandai dengan dimudahkannya dalam perijinan dan pemasaran, di berikan pelatihan dan diundang saat pameran UMKM di Kab. Sragen. Berawal dari situ baliau mengembangkan varian kripik yang diproduksinya.

Saat ini RH kripik mampu memproduksi 1 kwintal kripik talas setiap harinya, dan nantinya disetor ke toko oleh-oleh di daerah Sragen, Magelang, Sukoharjo dan Solo. Kripik talas RH pun telah dinikmati masyarakat di Papua, Banjarmasin, Kalimantan serta telah sampai di Jepang.

Untuk memenuhi kebutuhan produksi kripik talas, RH kripik mendatangkan talas dari daerah Lumajang 3 ton per minggunya. Dengan harga 40 ribu per kg dan 10 ribu perkemasan kalian sudah dapat menikmati kripik talas yang best seller diantara varian kripik lainya. Inovasi turunan tales atau biasa disebut sepingan bisa juga dibuat tepung untuk membuat kue moci dan brownis. Talas di tangan Herawati bisa menjadi makanan kudapan yang inovatif.

“Jangan malu untuk berusaha meskipun itu hanya jualan.” Itulah pesan Ibu Herawati untuk semua pemuda-pemudi khusunya pemuda-pemudi Sragen.

Untuk pemesanan bisa hubungi : 0812-1505-3187 atau FB : ANEKA Kripik “RH”

Lainnya

Top