Foto

TIGA INOVASI DISPENDUKCAPIL SRAGEN DILAUNCHING BUPATI


humas | 22 Juni 2019 | 1302

SRAGEN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sragen selalu membuat Inovasi guna memudahkan pelayanan kepada masyarakat dalam mengurus kependudukan.

Pagi tadi, Jumat (21/6/2019) secara langsung Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wabup Dedy Endriyatno, dan Kepala Dispendukcapil Wahyu L Wiyanto me-launching tiga inovasi yaitu Anjungan Tempat Mencetak (ATM) Kartu Identitas Anak (KIA), LAPUR KAKAK (Layanan Purna KTP dan KK) dan Tanda Tangan Elektronik (TTE KK & AKTA).

Pe-launchingan ketiga inovasi tersebut juga diawali dengan peresmian Gedung KIA dan KTP Center yang didalamnya tersedia ruang Pojok Baca, dan laktasi.

Inovasi ATM KIA, LAPUR KAKAK dan TTE KK & AKTA merupakan salah satu dari beberapa program menuju Sragen Smart City dan Kabupaten Layak Anak.

Kepala Dispedukcapil Wahyu L Wiyanto menjelaskan cakupan kepemilikan KIA Kab. Sragen sudah mencapai 98.884 anak atau 39,63 % dari jumlah anak di Sragen yakni 249.521 anak.

Layanan ATM KIA ini merupakan inovasi baru untuk mencetak KIA secara cepat dan mudah. Masyarakat tak perlu antre lagi karena sekarang bisa mendaftar via aplikasi online.

“Nanti tinggal mendaftar di rumah, masukkan berkas dan foto nanti akan dapat password. Dari password itu nanti tinggal datang ke sini dimasukkan dan untuk mencetak KIA sendiri di ATM sini. Jadi enggak perlu antre dan datang berkali-kali,” paparnya.

Pihaknya menambahkan inovasi cetak KIA via ATM adalah inovasi baru pertama di Jateng dan kemungkinan juga baru pertama di Indonesia. Nantinya, semua pelayanan akan menerapkan sistem daring.

Sementara, untuk LAPUR KAKAK bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi PNS yang sudah purna untuk mengurus segala kebutuhan administrasi pendudukan utamanya KTP dan Kartu Keluarga (KK) .

"Jadi para ASN yang pensiun akan secara terprogram menerima langsung KK dan KTP," jelasnya.

Usai me-launching, Bupati Sragen mengapresiasi ketiga inovasi baru tersebut.

Menurut Bupati ketiga inovasi itu sangat bagus untuk mendekatkan pelayanan dan memberi kemudahan bagi masyarakat serta pensiunan PNS yang ingin mengurus KIA maupun KTP-KK.

“Jadi yang ATM KIA, masyarakat tidak perlu datang berkali-kali. Cukup di rumah daftar via online, dapat password, baru datang ke sini mencetak di ATM. Jadi cukup sekali datang langsung ambil KIA. Ini inovasi 'athikane dewe' (kreasi sendiri),” tuturnya.

Lebih lanjut Bupati berharap agar masing - masing OPD bisa meniru berinovasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

"Jangan berhenti berinovasi, saya tunggu inovasi - inovasi selanjutnya," harap Bupati. (MY_HUMAS)

Berita Terbaru

Top