BUPATI DAN FORKOPIMDA SRAGEN TINJAU PENERAPAN PPKM DI BEBERAPA TITIK PASAR


admin | 15 Januari 2021 | 136

SRAGEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen terus berupaya untuk terus meminimalisir penyebaran kasus covid-19 dengan melakukan berbagai langkah strategis. Pengecekan pada tiap point pos perbatasan hingga pasar di setiap wilayah Kecamatan yang ada di Kabupaten Sragen pun terus dilakukan.

Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati didampingi Wakil Bupati Dedy Endriyatno dan jajaran Forkopimda Sragen dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Tedi Rosanto melakukan monitoring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di 4 Pasar, Jumat (15/1/2021).

Dalam monitoring tersebut Bupati mengatakan sudah 5 hari PPKM dilaksanakan di Sragen. Menurutnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap Protokol Kesehatan sudah mencapai angka 80%.

"Hari ini kami memantau sekaligus memberikan sosialisasi PPKM di empat Pasar, diantaranya Pasar Jati Tengah (Sukodono), Pasar Nglangon (Sragen), Pasar Bunder (Sragen), dan Pasar Kota Sragen. Hampir seluruh pedagang dan pembeli sudah mengenakan masker, tapi juga masih ada beberapa yang belum tertib," ungkap Bupati.

Selain itu, Bupati dan jajaran juga turut mensosialisasikan ketentuan-ketentuan yang menjadi aturan dalam selama PPKM kepada seluruh kios pedagang pasar.

"Para pedagang, harus patuhi aturan yang berlaku. Tetap memakai masker saat masuk pasar, cuci tangan pakai sabun dan tetap menjalankan physical distancing," ujar Bupati Yuni.

PPKM di Sragen yang berlangsung hingga 25 Januari 2020 mendatang tersebut, Bupati Yuni berharap bisa menurunkan angka kasus covid-19 di Kabupaten Sragen.

Terkait jam operasional Pasar Tradisional selama PPKM, Kepala Disperindag Sragen, Tedi Rosanto menyampaikan jam tetap beroperasi 100% dengan berpedoman ketentuan teknis yang ditetapkan Instruksi Bupati Nomor 360/016/038/2021 dan Surat Edaran Sekda Nomor 360/017/038/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Sragen.

Tedi juga berpesan kepada Ketua pengelola pasar yang bertindak sebagai Satgas covid-19 pasar dan Paguyuban pasar agar tegas kepada semua pedagang maupun pengunjung pasar untuk disiplin protokol kesehatan lebih ketat. (MY_DISKOMINFO)

Berita Terbaru

Top